Keterbatasan pada hakikatnya kreatifitas

Keterbatasan pada hakikatnya kreatifitas

Asslamualaikum wr,wb
Jaringan internet di daerah saya tepatnya di Parang Labbua tidak menangkap signal HSDPA yang ada cuma EDGE dan GPRS sedangkan keperluanku dalam dunia Maya tidak bisa terpenuhi dengan bermodalkan signal Edge dan GPRS doang akhirnya saya putuskan untuk mencari solusi memperkuat signal HSDPA,setelah beberapa jam keliling-keliling di blog teman,saya menemukan solusi memperkuat signal modem yaitu dengan menggunakan antena yang menangkap frekuensi 1900 MHz(Contohnya Antena Yagi 1900)harga antena tersebut ternyata lebih besar dari pada Nominal uang di kantong saya hehe
:D
Singkat cerita,saya tidak punya modal untuk beli Antena penangkap sinyal 1900 MHz untuk modem GSM milik saya,akhirnya belajar buat sendiri
cari rangkaian kiri-kanan


Kesimpulannya: '' Keterbatasan kadang membuat kita jadi lebih kreatif''
nah seperti film buatanku ini A film Jeneponto

Wassalam :D

Menonaktifkan Tampilan Mobile Pada Blogger

Menonaktifkan Tampilan Mobile Pada Blogger

 Assalamualaikum wr,wb
Selamat malam sahabat Jeneponto apa kabar?
Pada kesempatan kali ini saya akan share artikell tentang Menonaktifkan Tampilan Mobile Pada Blogger
Setelah beberapa hari saya menggunakan template ini saya mencoba mengakses blog ini di e63 saya dengan Ucbrowser tapi tetap dengan tampilan Webnya lalu saya mencobanya dengan OperaMini alhasil blog Jeneponto Info di load dengan tampilan Seluler setelah saya pertimbangkan dengan tampilan web dan tampilan selulernya ternyata lebih bagus versi webnya,oleh karena itu saya putuskan untuk menonaktifkan tampilan selulernya berikut tutorialnya

1.Pertama masuk ke dasbor anda
2.Plih template
3.Pilih ikon setelan seperti lebih jelasnya seperti gambar dibawah ini

Menonaktifkan Tampilan Mobile Pada Blogger
Cara menonaktifkan tampilan seluler pada blogger
 4.Akan muncul jenedela baru lalu pilih "Tidak,..." lebih jelasnya seperti gambar dibawah ini

Menonaktifkan Tampilan Mobile Pada Blogger
Cara merubah tampilan mobile di blogger

 5.Terakhir klik Simpan,jika berhasilpenampakannya seperti gambar dibawah ini

Menonaktifkan Tampilan Mobile Pada Blogger
Tampilan mobile di blogger dinonaktifkan

Selesai deh... :D selamat sahabat sekalian.
Kadang hal kecil seperti ini kita tidak tau  dan sebenarnya hal seperti ini tidak harus di buatkan tutor cuma sahabat sekalian saja yang malas utak atik blogger :D
heheheh semangat kawan
Sekian dan terimakasih
Wassalam :D




Bermain dan Belajar Piano Di Android Magic Piano


Apa kabar sahabat?
Setelah beberapa bulan yang lalu saya posting untuk kategori Tutorial Komputer dengan postingan Flashing Galaxy Young pada kesempatan kali ini saya akan share Aplikasi Android yaitu Magic Piano
Sedikit tentang aplikasi ini adalah Aplikasi untuk bermain piano di Hp android saudara,jadi yang hobi musik apalagi piano sekarang akan lebih mudah lagi dalam memainkan hobi sahabat yang satu ini, kalau dulu piano sahabat di taruh di rumah maka sekarang sahabat dapat membawanya kemana saja, aplikasi ini juga sangat berguna bagi sahabat yang ingin belajar piano dengan bermodalkan Android, berikut dekskripsi singkatnya
Bermain dan Belajar Piano Di Android Magic Piano
Bermain dan Belajar Piano Di Android Magic Piano
Magic Piano adalah game musik yang sangat sederhana untuk menginterpretasikan beberapa lagu yang paling populer sepanjang sejarah. Dari Lady Gaga atau Evanescence hingga Chopin dan Beethoven, Anda bisa mencoba banyak grup musik favorit.Kontrol permainan Magic Piano sangat mudah. Untuk memainkan lagu, yang harus dilakukan hanyalah menekan bola-bola cahaya yang jatuh dari atas layar. Tentu saja saat Anda gagal menekan bola, lagu tetap berbunyi walau sedikit tidak biasa. Akan terdengar ada sedikit yang berubah

ok langsung saja yang ingin bermain piano pada androidnya silahkan download di link berikut:


Membongkar Rahasia Otak Kiri Dan Kanan



Membongkar Rahasia Otak Kiri Dan Kanan
Membongkar Rahasia Otak Kiri Dan Kanan
Fungsi Otak Kiri dan Otak Kanan
Mengajar haruslah melibatkan otak kiri dan kanan siswanya. Jika tidak melibatkan kedua fungsi otak itu, ketidakseimbangan akan terjadi bagi diri siswa. Potensi salah satu otak itu akan lemah dan semakin lemah. Untuk itu, semua guru/dosen/trainer ketika mengajar haruslah menggunakan strategi pelibatan otak kiri dan kanan siswanya.

Cara Mengambil Gambar dari File PDF

Banyak sumber artikel yang berbentuk pdf. Saat kita ingin menyalin ke dalam bentuk word gambar yang kita copy paste tidak akan bisa langsung disalin. Jika kita tidak memiliki software yang dapat mengubah file pdf ke word, ada alternatif lain yang bisa kita lakukan.Salah satu cara mengeluarkan file gambar di pdf dengan menggunakan photoshop, untuk tutorial ini saya pake Photoshop CS3

Cara Mudah Upgrade, Flashing atau Install Ulang OS BlackBerry

Cara Mudah Upgrade, Flashing atau Install Ulang OS BlackBerry
Cara Mudah Upgrade, Flashing atau Install Ulang OS BlackBerry
Assalamualaikum wr,wb
Berhubung lagi ada gadget nganggur, akhirnya iseng-iseng saya Upgrade OS-nya beberapa hari yang lalu. Dan yang jadi sasaran empuk saya kemaren adalah BlackBerry Curve Gemini 8520 milik spupu saya Hery Febbriansa, BlackBerry jadul yang sampe hari ini masih banyak penggunanya.

Ridha Rezkiyanti - Kamu


Setiap orang itu berbeda baik secara fisik,sifat, cara berfikir dan sebagainya.
Termasuk kamu, kamu berbeda dari mereka disekelilingmu begitupun juga aku,
jangan mengubah apa yang tidak ingin kamu rubah karena dari dirimu yang sesungguhnya aku belajar untuk mengenalmu...
Ada suatu kebanggaan tersendiri untukku mempunyai kekasih sepertimu, sifat cuekmu yang membuatku terkadang risih dan jengkel, membuatku belajar untuk tidak terus bersandar kepada orang lain.
Awalnya aku merasa sangat jengkel terhadapmu karena sifatmu yang terlalu cuek... tapi saat membaca sebuah kata "Tuhan mempunyai alasan mengapa engkau dan aku dipertemukan" dari situlah aku mengambil kesimpulan bahwa alasan tuhan mempertemukanku denganmu adalah agar aku bisa berdiri di kakiku sendiri dalam kondisi apapun itu.
Ilustrasi Gubahan R : Kamu
Ilustrasi Gubahan R : Kamu
Ada seorang sahabat yang berkata kepadaku.. "jika aku jadi dirimu, aku tidak akan tahan dan bahkan mungkin akan melepaskannya. Mungkin masa lalu mu lebih baik dari sekarang"
Ku hanya menjawab "itulah dia ^_^"
menurutku tidak ada orang yang sama 100% pasti mempunyai perbedaan entah sekecil apapun itu.. bahkan saudara kembar sekalipun berbeda, 80% secara fisik bisa saja sama, tetapi belum tentu sifat dan cara pemikiran mereka itu sama.
Jangan pernah berubah jika itu bukan keinginanmu walau aku menginginkannya, tetaplah menjadi dirimu sendiri dan banggalah menjadi dirimu karena kamu tetap menjadi kamu, apapun yang terjadi akan tetap kamu dan selamanya akan tetap kamu.

Penulis:
Ridha Rezkiyanti

Orang Bijak Berkata

Orang Bijak Berkata

Lihatlah orang-orang yang dibawahmu dalam hal keperawakan, penampilan, harta, rumah, pekerjaan, nasib dan keturunan, niscaya kamu akan mengetahui bahwa keadaanmu lebih baik dari pada ribuan orang yang lainnya, bersyukurlah…. Anda masih punya dua kaki yang kuat untuk berjalan sementara yang lain lemah lumpuh dan bahkan terpotong, Anda masih punya mata yang bisa melihat keindahan padahal yang lain dalam kegelapan seumur hidupnya dan masih banyak lagi yang tidak mempunyai kesempurnaan tubuh seperti anda sekali lagi bersyukurlah.

Menjadi pendengar yang baik, tidak memotong pembicaraan, lemah lembut dalam bertutur kata, sopan santun dalam bersikap, adalah teman yang bijak dan terhormat

Jangan sekali-kali anda melecehkan perasaan seseorang, jadilah anda seorang yang berlisan bersih, baik tutur katanya, enak didengar,lagi berkepribadian yang bisa dipercaya


Maafkanlah orang lain yang khilaf pada Anda sebelum mereka meminta maaf, dan cepatlah minta maaf jika anda melakukan kekhilafan, maka Anda akan merasa tenang dan tentram

Darimana datangnya cinta ?



DARIMANA DATANGNYA CINTA ???
DARIMANA DATANGNYA CINTA ???

Kata cinta akan memberikan kesan yang berbeda bagi orang yang mendengarnya, tergantung bagaimana pengalaman masing-masing orang tentang cinta. Ada yang menangkap datar saja, ada yang tersipu malu, ada yang memerah pipinya bahkan ada yang tersenyum bahagia, atau senyuman getir di bibir malah menghindari kontak mata ketika ditanya (mungkin tak ingin diketahui rahasia yang pernah dialaminya tentang cinta). Semakin "pahit" pengalaman atau cerita yang pernah terjadi maka biasanya pendapat yang dikemukan akan terdengar "miring" atau berkesan negatif. Tetapi justru bisa juga menimbulkan kearifan karena bisa memetik pelajaran yang berharga dari pahit getirnya cinta. Namun itu semua tergantung kedewasaan seseorang dalam menanggapi pengalaman batinnya tersebut.

Bagaimanapun rasanya cinta pada tiap orang, wajar saja jika tiap orang punya pandangan yang berbeda, sekalipun untuk sebagian orang pandangan tersebut terkesan egois, "miring" atau terlalu berlebihan sehingga tidak masuk akal. Bahkan seringkali kita sulit untuk menjabarkan secara tepat bagaimana rasanya cinta tersebut. Mungkin jika kita diminta untuk mengemukakan pendapat tentang sesuatu hal maka dengan lancar kita akan dengan mudah menjabarkan secara rinci dan tepat tetapi tentang CINTA ???….sepertinya sulit untuk memberikan uraian lengkap secara tepat. Berbicara tentang cinta tak akan pernah habis-habisnya, terlebih bagi yang sedang "dimabuk" cinta, banyak anekdot dan cerita lucu tentang cinta, ada yang mengatakan jika cinta datang maka orang yang begitu diam bisa mendadak menjadi pintar bicara atau bisa menuliskan berlembar-lembar puisi tentang cinta. Cinta yang datang akan disertai berbagai reaksi, bagi sebagian orang akan lebih memperhatikan penampilannya, ia bisa saja kelihatan semakin cantik dan keren karena "hatinya terus bernyanyi"sehingga keceriaan tersebut terpancar dimata dan wajahnya. Ada pula yang dengan suka rela kehilangan miliknya karena ingin berkorban agar mendapatkan sebuah cinta. Begitu dasyatnya kah cinta sehingga bisa merubah orang menjadi berbeda. Bercerita tentang cinta tidak bisa dengan logika karena cinta tak ada hubungannya dengan rasionalitas tetapi cinta erat sekali hubungannya dengan perasaan. Lalu ada satu pertanyaan yang mengelitik yang bikin penasaran setiap orang

DARIMANA KAH DATANGNYA CINTA? APAKAH YANG TERJADI SEHINGGA BISA MENGAKIBATKAN DAMPAK YANG BESAR BAGI YANG KETIBAN CINTA???

Ketika cinta memanggilmu maka dekatilah dia walau jalannya terjal berliku, jika cinta memelukmu maka dekaplah dia walau pedang di sela-sela sayapnya melukaimu……

Khalil Gibran begitu manisnya mengambarkan tentang cinta dan reaksi apa yang harus kita lakukan. Ia punya nasehat yang bagus untuk orang-orang yang sedang jatuh cinta. Bahwa cinta tidak saja berhubungan dengan perasaan yang menyenangkan, kegembiraan atau "serasa dunia penuh bunga" tetapi cinta juga tidak jauh dari rasa sakit, terluka atau kecewa. Ibarat sebuah mata pisau cinta bisa saja menyuguhkan cerita yang romantis tetapi sebaliknya ia tidak segan-segan, tanpa tedeng aling-aling membuat luka yang mengangga di hati. Jadi Khalil Gibran mencoba untuk membuka mata kita yang sedang jatuh cinta untuk tidak larut dengan kesenangan semata tetapi menyadari juga bahwa kita pun harus siap-siap untuk terluka.

Lalu bagaimana cinta bisa datang dan bisa pergi ? ada peribahasa yang mengatakan bahwa cinta itu datang dari mata dan lalu turun ke hati. Memang segala sesuatunya di mulai dari mata, karena mata merupakan jendela dunia, sebagai salah satu mediator untuk melakukan kontak dengan dunia luar.

Namun secara psikologis kita bisa membahas proses yang terjadi ketika cinta datang bahkan mengapa ia bisa berlalu. Ada proses yang cukup panjang ketika cinta akan datang, walau kalau dilihat dari segi waktu buat sebagian orang terasa singkat, tetapi tetap saja ada proses yang terjadi didalamnya yang tidak disadari orang yang sedang jatuh cinta.

Sebelum cinta datang biasanya hal yang pertama kita rasakan adalah bahwa ada subyek yang membuat kita tertarik (dalam hal ini seseorang dari lawan jenis kita). KETERTARIKAN terhadap orang lain (ATRAKTIF) dan pada tahap ini adalah sebuah awal kita melihat "sesuatu" yang berbeda dengan orang tersebut, biasanya proses ini kita mulai melakukan pencarian tentangnya sehingga kita akan mulai menilai perasaan sendiri apakah kita tertarik hanya sebatas simpatik, karena ia pintar, ganteng atau asyik untuk diajak ngobrol ? Semakin kita mulai mengenal lebih dalam orang tersebut dan kita pun mulai memutuskan untuk melanjutkan hubungan ke arah yang lebih jauh maka MINAT (INTEREST) kita akan semakin besar untuk mengenal orang tersebut lebih jauh dan mendalam.
Kita ingin lebih dekat dengannya, ingin mengenal lebih jauh sifatnya, pribadinya bahkan mungkin minatnya atau pemikiran-pemikirannya. Rasa ingin tahu ini (CURIOUSITY) akan berlanjut dengan pencarian banyak hal tentangnya. Dan dalam pencarian ini biasanya kita akan mulai mengukur berdasarkan standar yang ada pada kita, sosok ideal yang kita punya, dan mulai mempertimbangkan apakah ia bisa menjadi seseorang yang berarti untuk kita atau cukup pantas diberikan porsi tertentu dalam relung hati atau hanya sebatas deretan orang yang pernah kita kenal tetapi untuk menggali lebih dalam kita sudah ogah karena mulai melihat ia tidak cocok dengan standar ataupun sosok yang ideal. Namun jika kita memutuskan ingin lebih dekat dengannya maka mulailah muncul perasaan yang berbeda, kita ingin lebih mengetahui pribadinya, mulai muncul perasaan PEDULI (CARE) akan hal-hal yang terjadi padanya, bahagia akan keberhasilan-keberhasilannya, bangga akan kelebihannya dan punya toleransi terhadap kekurangannya, ingin selalu didekatnya dan tidak ingin tertinggal akan setiap peristiwa yang dialaminya dan yang paling penting kita ingin menjadi bagian dari dirinya, kehidupannya serta dunianya, …..maka jika hal ini terus berlanjut maka puisi Khalil Gibran pun mulai dilatunkan, lagu yang syahdu pun mulai berkumandang karena CINTA telah datang.

Sepertinya rumit dan kompleks ya?, sebenarnya tidak, karena ketika kita lakoni, semua itu berjalan tanpa kita sadari seperti layaknya air yang mengalir. Oleh karenanya tak usah heran jika suatu saat kita sendiri mengalaminya atau sahabat kita tiba-tiba menyenangi seseorang yang selama ini sudah lama dikenal dan cintanya baru tumbuh belakangan atau mungkin saja sudah begitu lama bersahabat tetapi pada saat ini telah tumbuh getar-getar yang berbeda yang mungkin dulu tidak ada dan tidak pernah terpikirkan, jangan pernah berkomentar atau bertanya "kok bisa ya dia suka dengan cowok/cewek tersebut ???"……ingat cinta tak ada hubungannya dengan logika. Hanya saja yang perlu kita garis bawahi bahwa setiap orang akan berbeda dalam memunculkan rasa cintanya, menurut karakter, gaya bahkan pengalaman yang pernah ia punya. Ada yang begitu romantis, genit menggoda, acuh, anteng dan adem ayem atau justru bersikap "dingin" karena tidak tahu harus mengekspresikannya, dan sebaliknya ada yang norak sehingga bikin sebel. Tapi bagaimana pun kita mengekspresikan perasaan cinta hal tersebut syah-syah saja sebatas tidak berlebihan dan tidak menganggu orang lain.

Nah, sudah jelas bukan ? bagaimana cinta datang. Uraian di atas hanya menjelaskan bagaimana cinta itu ada tetapi bukan berarti ketika cinta memanggil segalanya terasa mudah atau akan menjadi satu jaminan akan terjadi jalinan hubungan yang lebih mendalam (baca:pacaran/menikah) karena untuk memutuskan punya komitmen dengan seseorang banyak pertimbangan lain yang menjadi faktor penentu, tidak cukup modal cinta (hal ini juga tergantung dengan tingkat kedewasaan), biasanya

SEMAKIN DEWASA SESEORANG AKAN SEMAKIN HATI-HATI DALAM MEMUTUSKAN

Dan kadangkala pula cinta jatuh tidak selamanya ditempat yang empuk seringkali juga ia jatuh ditempat yang salah, di waktu yang tidak tepat bahkan mungkin di situasi yang tidak memadai. Cinta bisa jatuh dimana saja bisa juga diatas tumpukan paku yang tajam, kerena ketika cinta datang ia tidak bisa memilih dan ditahan. Sama halnya dengan cinta yang datang, cinta yang pergi pun tidak terlepas dari sebuah proses. Cinta tidak begitu saja pergi/berlalu, tetapi banyak faktor yang menyebabkan ia memudar. Jika rasa ketertarikan telah hilang, kepedulian mulai luntur maka cinta pun akan padam. Hal ini juga berhubungan erat dengan sikap. Mungkin yang tadinya kita mengebu-gebu, antusias ketika berjumpa dengan si dia, tetapi ketika cinta mulai luntur sikap kita pun berubah sama sekali. Cinta bisa luruh juga sama halnya dengan cinta yang datang. Yang jelas ia berubah seiring dengan sikap kita yang juga mulai berbeda dengan sebelumnya. Ibarat sebuah tanaman ia akan tumbuh subur, menghasilkan buah atau bunga jika ia terus dipupuk, disirami, dipelihara dan terlindungi dari segala cuaca, hama dan gangguan lainnya, begitu juga halnya cinta. Cinta yang telah tumbuh tidak mengandalkan hanya sebelah pihak jika ingin tetap subur dan berakar di dalam hati, tetapi masing-masing pasangan punya andil didalamnya. Harus saling memberi, menerima, peduli, berkomunikasi, menanamkan kepercayaan dan mau belajar bersama-sama untuk bertumbuh dan berkembang. Dengan demikian cinta akan terus bisa dipelihara bahkan mampu bertahan di segala musim sekalipun badai menerpa………

Puisi Paling Romantis : Ekstensi Cinta

Puisi : ekstensi Cinta


Cinta laksana air surgawi yang tertuang dalam cawan emas jiwa
Kemudian mengalir basahi bumi bukti ketundukannya
Laksana hymne puji-pujian ia mendakwa
Kemudian menyatakan pengakuan dan kepasrahan padanya
Bukit terjal berbatu, lembah gelap nan licin
Padang gersang membakar, sungai deras menghempas
Demikian tak peduli ia menyusur tuk diikuti
Ia datang untuk dirinya, bukan untukmu
Engkau hanyalah pelayan baginya, bukan majikannya
Ia ada mengadakan dirinya, bukan kau adakan
Engkau hanyalah bukti keberadaannya, bukan ketiadaannya
Ia datang untuk memilikimu, bukan kau miliki
Engkau hanyalah miliknya, bukan milikmu
Ia datang tuk menaklukkan jiwa-jiwa yang angkuh
Runtuhkan tembok kesombongan
Cengkeram jiwa dengan kelembutan sayapnya
Ia hanya ingin menampakkan adanya
Dengan menyatukan dua jiwa
Yang terpisah jiwa raga ruang dan waktu
Bila kau paksa ia, tentulah ia akan menjauh
Karena ia adalah kerelaan
Bila kau mengikat ia, tentulah ia akan berontak
Karena ia adalah kemerdekaan
Biarkanlah ia apa adanya
Tunjukkan pelangi rupanya
Tampakkan kecemerlangan wajahnya
Rasakan kesejukan sentuhannya
Hingga kau lupa pada dirimu
Sesungguhnya ia menempamu, tuk dijadikan persembahan di altarnya
Dan belati yang ia sembunyikan dibawah sayapnya akan menusukKu

Kehebatan Soekarno menghadapi Wanita

Kehebatan Soekarno menghadapi Wanita
Kehebatan Soekarno menghadapi Wanita

RABU lalu, kota Jakarta dan semua bandar di Indonesia bergema dengan nama Sukarno sempena 100 tahun kelahiran presiden pertama negara itu. Pelbagai sambutan diadakan bagi mengenang tokoh yang mengisytiharkan kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945 dan meninggal dunia pada tahun 1970.
Namun Sukarno bukan sahaja dikenang sebagai seorang pemimpin unggul Indonesia yang telah berkhidmat hampir 22 tahun kepada bangsa Indonesia sebagai presiden tetapi beliau juga dikenali sebagai `penakluk wanita' paling hebat di negara itu.Kini sempena ulang tahun kelahirannya yang ke-100, kisah-kisah cinta Sukarno yang cukup unik dan menarik kembali dicanangkan di media massa utama Indonesia.

Lima Kata Kunci (Keyword) Rahasia Sukses Kepemimpinan

Lima Kata Kunci (Keyword) Rahasia Sukses Kepemimpinan
Lima Kata Kunci (Keyword) Rahasia Sukses Kepemimpinan

Dalam suatu organisasi apapun, kepemimpinan memegang peran yang penting. Bahkan segala sesuatu akan bangkit dan jatuh karena kepemimpinan. Salah satu konsep kepemimpinan yang ditawarkan oleh praktisi manajemen di Amerika adalah konsep SERVE yang dalam bahasa Indonesia berarti Melayani. Konsep utamanya ialah bahwa, apapun jabatan atau kedudukan formalnya, orang-orang yang ingin menjadi pemimpin besar harus mempunyai sikap melayani orang lain. Melalui buku "The Secret – Rahasia Kepemimpinan" oleh Ken Blanchard dan Mark Miller, konsep SERVE dijelaskan secara singkat tapi lugas. Berikut cuplikan buku tersebut yang secara kebetulan buku tersebut adalah kado ulang tahun dari staf saya, Dini Wulansari.

SERVE sendiri merupakan singkatan dari lima kata kunci yaitu:


S- See the Future (Melihat Masa Depan)
E- Engage and Develop Others (Libatkan dan Kembangkan Orang Lain)
R- Reinvent Continuously (Temukan Kembali Terus Menerus)
V- Value Results and Relationship (Hargai Hasil dan Hubungan)
E- Embody The Values (Mewujudkan Nilai)



Huruf pertama S- See the Future mempunyai makna bahwa para pemimpin harus bersedia dan sanggup membantu orang-orang yang mereka melihat tujuannya, dan juga keuntungan-keuntungan melangkah kearah sana. Setiap orang perlu melihat dirinya, kemana mereka pergi, dan apa yang akan menuntun perjalanan mereka.

Huruf kedua E dalam SERVE menjelaskan bahwa Engange and Develop Others (Libatkan dan Kembangkan Orang Lain) ada dua hal yaitu pertama, merekrut atau memilih orang yang tepat untuk tugas yang tepat. Itu berarti mempunyai pemain-pemain yang tepat dalam suatu tim. Kedua, lakukan apapun yang diperlukan untuk melibatkan hati dan kepala orang-orang tersebut. Dalam sejarah, banyak pemimpin telah menggunakan tangan dan yang lain tidak sama sekali. Barangkali dari sanalah istilah hired hands (orang upahan) berasal.

Kemudian ada huruf R singkatan dari Reinvent Continuously. Disinilah nilai kreativitas pemimpin dilihat. Pemimpin harus bersedia menemukan kembali setidaknya ada tiga tahap. Tahap pertama, bersifat pribadi. Beberapa pertanyaan utama yang harus diajukan adalah "Bagaimana saya belajar dan tumbuh sebagai seorang pemimpin?" "Apa yang saya lakukan untuk mendorong orang-orang dalam kelompok saya agar terus menerus belajar dan menemukan kembali diri sendiri?". Tingkat penemuan kembali yang kedua adalah sistem dan proses. Pertanyaan untuk diri sendiri dan anak buah kita adalah "Bagaimana kita melakukan pekerjaan tersebut?" Bagaimana kita dapat melakukannya dengan lebih baik? Perubahan apa saja yang akan meningkatkan kemampuan kita untuk melayani pelanggan dan juga satu sama lain? Akhirnya yang ketiga, melibatkan struktur organisasi iu sendiri. Pertanyaan yang baik yang diajukan disini adalah,"Perubahan struktur mana saja yang perlu kita tempuh untuk menjadi lebih efisien dan efektif?"

Huruf V adalah singkatan dari Value Results and Relationship (Hargai Hasil dan Hubungan) Kita harus menghargai pelanggan kita lebih dahulu, dan nilai itu akan menuntun perilaku kita dan menjamin keberhasilan kita terus menerus. Apa yang tidak dimengerti kebanyakan orang ialah bahwa mereka dapat meraup hasil keuangan yang lebih tinggi kalau mereka mempunyai hubungan yang baik. Kita harus meningkatkan nilai hubungan dengan seorang mitra seperti halnya dengan hasil. Memimpin pada tingkat yang lebih tinggi mencakup hasil maupun hubungan.

Huruf E terakhir ialah Embody The Values (Mewujudkan Nilai) Ini adalah sesuatu yang mendasar dan berlangsung terus menerus. Kalau kita kehilangan kredibilitas sebagai pemimpin, potensi kepemimpinan kita akan sangat terbatas. Kita harus melakukan lebih daripada sekedar merumuskan nilai-nilai tersebut, kita tidak boleh hanya mengucapkannya, kita harus memperlihatkannya. Semua kepemimpinan sejati dibangun di atas kepercayaan. Salah satu adalah hidup konsisten dengan nilai-nilai yang kita akui. Kalau dikatakan bahwa pelanggan adalah penting, tindakan-tindakan kita seharusnya lebih mendukung pernyataan tersebut. Jika kita memilih untuk hidup seolah-olah pelanggan tidak penting, orang-orang akan mempunyai alasan untuk mempertanyakan kelayakan kita untuk dipercaya.

Akhirnya, bagi para pemimpin yang memimpin dengan tidak didasarkan pada kekuasaan atau jabatan sebaliknya, kepemimpinan yang lahir dari hati yang melayani, maka merekalah ilham bagi semua orang dan bagi calon pemimpin masa depan.

Hello Effect : Teknik Rahasia Pencitraan Diri

Hello Effect : Teknik Rahasia Pencitraan Diri
Hello Effect : Teknik Rahasia Pencitraan Diri

Teknik Memunculkan ”Hello Effect” Yang Baik

Setiap manusia dalam berinteraksi tidak lepas dari tindakan saling menilai satu sama lain.Penilaian yang diberikan terkadang bersifat obyektif dan rasional, namun tidak jarang pula penilaian itu diberikan secara subyektif dan irrasional. Banyak faktor yang biasa dijadikan landasan dalam penilaian-penilaian ini, baik itu penilaian yang obyektif maupun penilaian yang subyektif. Salah satu yang menjadi sangat berpengaruh dalam penilaian yang bersifatsubyektif adalah apa yang biasa kita kenal dengan istilah Hello Effect.


Apa yang dimaksud dengan Hello Effect ?

Hello Effect adalah bias sistematik dalam penilaian terhadap suatu subyek, yang terjadi karena melakukan generalisasi dari satu aspek penilaian sehingga mempengaruhi seluruh aspek penilaian. Hello Effect biasanya terjadi pada saat pertemuan pertama. Terjadinya Hello Effect dikarenakan cara berpikir individu yang cenderung membuat kategorisasi-kategorisasi mengenai sifat manusia, yaitu kategorisasi sifat-sifat baik dan sifat-sifat buruk.

Percobaan menarik pernah dilakukan Harold Kelley pada tahun 1950. Ia menuliskan dua daftar kata sifat yang menggambarkan dosen tamu yang akan mengajar para mahasiswa yang menjadi objek penelitiannya.

Dua daftar kata itu adalah :



  1. Orang yang sinis, rajin, kritis, praktis dan teguh pendirian

  2. Orang yang ramah, rajin, kritis, praktis dan teguh pendirian



Hasilnya, para mahasiswa yang membaca daftar A memiliki kesan sangat buruk tentang sang dosen tamu, jauh sekali bila dibandingkan dengan para mahasiswa yang membaca daftar B, padahal seperti yang kita lihat, kata-katanya identik kecuali kata pertamanya. Begitu kita membaca kata pertama, semua kata lainnya tersaring melalui persepsi awal kita tentang dosen tamu ini, yaitu sinis atau ramah.

Percobaan menarik lainnya pernah dilakukan oleh tiga serangkai T.Higgins, WS. Rholes dan CR. Jones. Mereka membagi dua kumpulan obyek penelitian. Obyek penelitian pertama, sebelum dipertemukan dengan seseorang diperdengarkan kata-kata : sembrono, angkuh, suka menyendiri dan keras kepala. Sedangkan kelompok obyek penelitian yang lain diperdengarkan kata-kata : petualang, percaya diri, mandiri dan gigih.

Hasilnya, obyek penelitian yang diperdengarkan deretan kata-kata positif akan memandang orang yang akan dipertemukan dengan mereka sebagai orang dengan karakter positif, dan sebaliknya obyek penelitian yang diperdengarkan kata-kata negatif akan memandang orang yang akan dipertemukan dengan mereka sebagaiorang dengan karakter negatif. Walaupun kata-kata ini tidak ada hubungannya dengan orang yang akan dipertemukan, akan tetapi karena kata-kata itu beserta maknanya secara tidak sadar telah masuk ke dalam benak para obyek penelitian, dan akhirnya diasosiasikan dengan orang yang ditemuinya kemudian.

Jadi jika Anda ingin bertemu seseorang dan membuat kesan pertama yang mengagumkan,tanamkanlah kata-kata positif pada orang itu sebelum Anda menemuinya, melalui cara apapun. Seperti hal nya seorang pembicara publik yang dalam penampilannya selalu didahului dengan musik dan prolog kata-kata positif oleh pembawa acara yang dapat membantu sang pembicara menemui audiens dengan kesan yang positif. Sedemikian besarnya pengaruh kesan pertama, membuat perusahaan-perusahaan yang peduli pada citra perusahaan selalu memaksimalkan desain kantor bagian depannya menjadi menakjubkan untuk mengaitkannya dengan kondisi kantor secara keseluruhan.

Selain itu, hal penting yang tidak boleh dilupakan saat menemui seseorang adalah Senyum. Sebuah senyuman mengandung empat hal penting yaitu : kepercayaan diri, kebahagiaan, antusiasme dan penerimaan terhadap orang lain. Orang tersenyum dianggap percaya diri karena ketika seseorang gugup atau tidak yakin pada diri sendiri maka kecenderungannya adalah tidak tersenyum. Senyum menunjukkan kebahagiaan, sudah pasti.

Dan kecenderungan manusia akan menyukai orang-orang yang bahagia. Senyuman menunjukkan antusiasme karena senyuman menunjukkan bahwa kita senang bertemu dengannya, kita memiliki keinginan yang kuat untuk bertemu dengannya dan ia akan menganggap kita tertarik dengan hal-hal yang akan dibicarakan kemudian.

Dan terakhir, senyum menunjukkan penerimaan kita terhadap orang lain, karena dengan senyum berarti kita bahagia menerima kehadirannya dihadapan kita.

Bahasa tubuh juga tak kalah penting untuk diperhatikan. Tangan terbuka, wajah dan tubuh menghadap lurus kepada orang yang sedang berbicara adalah bahasa tubuh dasar yang penting dalam sebuah komunikasi.

Tangan tertutup atau menyilang mengisyaratkan penolakan atau proses defensif. Sedangkan wajah dan posisi tubuh tidak berhadapan lurus menandakan kita tidak fokus dan cenderung mengabaikan keberadaan orang yang kita ajak berbicara.

Namun, dibalik semua bahasa tubuh itu, satu hal yang penting untuk diingat adalah selalu berpikir positif kepada siapapun yang kita temui akan memperlihatkan suatu hal yang positif dalam tampilan diri kita dimata orang yang kita temui.

Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Sejak Usia Dini


Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Sejak Usia Dini

“Sesungguhnya Allah SWT suka kepada hamba yang berkarya dan terampil. Barang siapa bersusah payah mencari nafkah untuk keluarganya, maka dia serupa dengan seorang mujahid fii sabiilillah”. (HR. Imam Ahmad).
Alhamdulillaahirabbil 'aalamiin, Allahuma shalli 'ala Muhammad wa'ala aalihi washahbihii ajmai'iin. Saudaraku yang baik, Indonesia ini negara yang paling besar jumlah umat Islamnya di dunia. Seperti kita ketahui, negara 350 tahun dijajah Belanda, 3,5 tahun dijajah Jepang.

Bedanya dengan Jepang, mereka sudah bisa bikin hand phone. Apa yang telah dilakukan oleh 200 juta orang ini?. Pabrik banyak, kita hanya jadi karyawannya saja, ya …sebesar-besar gaji karyawan?!. Di jalan-jalan juga banyak terdapat toko, kita sebagai penunggunya, pastinya semua keuntungan akan kembali pada pemilik toko.

Saudaraku yang budiman, bagaimana enterpreneurship Rasulullah SAW. Ternyata, beliau adalah seorang pedagang. Rasulullah semenjak usia 8 tahun 2 bulan sudah mulai menggembalakan kambing. Pada usia 12 tahun ke Syiria hafilah dagang, itu luar biasa jauhnya. Dan usia 25 tahun seperti yang kita bahas, Muhammad menikah dengan Siti Khadijah dengan mahar 20 ekor unta muda.

Di Indonesia belum kita dapati pemuda kaya yang berani memberi mahar sebanyak itu. Dan yang paling dahsyat ternyata para nabi juga begitu, bahkan sembilan dari sepuluh yang dijamin masuk syurga, mereka orang-orang yang memiliki financial yang baik. Abdurrahman Bin Auf yang pergi hijrah tidak punya apa-apa, di Madinah diberi kebun kurma malah minta ditunjukkan jalan ke pasar. Hasilnya, ketika peperangan, beliau sedekah unta begitu banyak, sedekah kuda, dan beliau wakafkan dirinya untuk berjuang.

Saudaraku, jiwa wirausaha ini benar-benar harus ditanamkan sejak kecil, karena kalau tidak, maka potensi apa pun tidak bisa dibuat jadi manfaat. Prinsipnya, enterpreneurship itu adalah kemampuan untuk meng-create, men-design sebuah manfaat dari apa pun. Seorang wirausaha melihat batu bisa punya nilai jual. Tapi, orang yang jail lihat batu, hanya akan dipakai untuk melempar orang, ini bedanya. Sebuah kulit dengan ukuran sama akan beda nilainya tergantung penilaian seseorang.

Kalau dia punya jiwa wirausaha, kulit itu bisa dibuat sedemikian rupa menjadi sebuah hiasan yang harganya tinggi. Tapi, kalau sederhana cara berpikirnya, kulit tersebut akan dijemur, dipotong-potong, digoreng menjadi dorokdok atau kerupuk kulit. Paling tinggi harganya 200 rupiah, padahal ukurannya sama. Enaknya kalau kita menjadi orang yang mandiri, seperti para sahabat, kita sendiri yang mengatur jam kerja dan gaji karena perusahaan milik sendiri, namun tetap harus dengan ketentuan yang profesional. Kita bisa berkreasi lebih luas dan lebih banyak walaupun tentu ada syarat-syarat tertentu.

Dalam Islam, yang namanya bisnis yang untung itu adalah yang membuat orang lain merasa beruntung sebanyak mungkin. Kalau mereka beruntung dan puas, mereka bilang pada siapa pun. Mending untung sedikit tapi laku banyak dari pada untung banyak tapi laku sedikit. Belajarlah menahan diri untuk menikmati kebahagiaan orang lain sebagai keberuntungan kita. Banyak untung itu bagus tapi barokah, yaitu manfaat di dunia dan manfaat di akhirat.

Niat harus bagus dalam wirausaha. Jadi, jual beli bukan masalah transaksi uang dan barang, tapi jual beli itu harus jadi amal sholeh. Rahasia amal sholeh itu ada dua, Niatnya betul dan caranya benar. Jadi, anda harus tanya dahulu niatnya apa nih?. Kalau hanya sekedar beli barang, maka anda rugi, karena uang hanyalah titipan Allah. Jadi, setiap transaksi harus menjadi pahala. Jual beli itu butuh waktu, waktu itu adalah modal kita, maka harus jadi pahala.

Bagi orang yang curang, Allah SWT akan mencabut barokahnya Masalah kecurangan ini Allah jelaskan dalam Qur’an surat Al Muthoffifin. Orang curang adalah orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, sedangkan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka akan menguranginya.

Kalau uang itu tidak barokah, dia tidak akan pernah tenang. Kalau uang itu tidak barokah, dia selalu dililit oleh kekurangan walaupun uangnya sudah melimpah. Dan kalau uang itu tidak barokah, namanya jauh lebih hina dari pada sebanyak apa pun harta yang dimiliki. Orang yang mengurangi timbangan, maka akan hancur barokahnya. Sepertinya untung, padahal kalau Allah mau membuat musibah, maka akan gampang. Contohnya, dengan gampang Allah akan membuat penyakit , semua keuntungannya habis untuk mengobati penyakitnya. Buat saja penyakit yang buat dia tidak pernah menikmati apa yang dimilikinya.

Oleh karena itu, transaksi jual beli kita harus menjadi amal sholeh. Pilihlah para pedagang yang diperkirakan berdagangnya itu menjadi kebaikan, yang kalau dia punya untung, untungnya itu juga mashlahat. Jangan sampai kita belanja kepada orang yang untungnya bisa menjadi fitnah bagi kita. Begitu pun bagi yang menjual sesuatu, usahakan kepuasan kita bukan kita yang beruntung, tapi untungkanlah sebanyak mungkin orang lain. Secara finansial untung, dan buatlah akhlak kita sebaik-baiknya, sehingga orang yang bertransaksi barang dengan kita tidak hanya mendapatkan fasilitas, tidak hanya mendapatkan barang, tapi juga melihat kemuliaan seorang penjual.

Tidak ada gagal dalam bisnis, yang gagal itu yang tidak berani mencoba. Gagal adalah sebuah ongkos sukses. Gagal itu sebuah informasi menuju sukses, asal benar mengemasnya. Keuntungan kita itu adalah punya nama baik. Jadi, nggak apa-apa untung kita pas-pasan, yang penting nama kita jadi berharga. Nah biasanya, orang-orang pemula yang belum juga untung sudah berantem sama temannya karena pembagian saham, padahal baru rencana. Pernah ada orang punya satu telor, karena terlalu keras melamunnya dalam merencanakan usaha dalam benaknya, akhirnya telor itu pecah.

Tidak sedikit orang ingin untung jangka pendek sampai membuat namanya coreng. Maka, bagi orang yang akan terjun ke dunia enterpreneurship, harus mulai kita lihat bahwa yang namanya untung itu bukan kita merasa beruntung sendiri, tapi memberikan keuntungan pada banyak orang, Jadi, uang bukanlah hal yang paling penting dalam berwirausaha.

Kita harus mulai merindukan anak-anak kita ini bukan sebagai pekerja, tapi menjadi orang yang mampu menciptakan pekerjaan. Ini penting, karena begitu banyak potensi yang ada di bangsa ini tidak tergali. Repotnya, kita tuh suka ingin untung ladang enteng, kerja sedikit untung besar. Ini salah!, yang namanya untung kalau jadi enterpreneur adalah punya ilmu saja sudah untung, walaupun uang tidak untung, termasuk pengalaman bangkrut juga untung.

Oleh karena itu, coba kita didik anak-anak kita di rumah. Kalau perlu, kita menggaji mereka untuk mengerjakan suatu pekerjaan dan terus membangun kemampuan berhemat mereka, kemampuan untuk tidak meremehkan jerih payah orang lain. Kalau anak-anak sudah tahu kepahitan cari uang, maka mereka akan menjadi pejuang yang tangguh dalam hidup ini. Jadi, mulailah kita biasakan mendidik anak-anak kita menjadi petarung dalam hidup ini. Contoh Rosululloh, beliau seorang anak yatim, bahkan jadi yatim piatu, tapi tidak pernah beliau kalah di dalam berjuang, karena selalu menumbuhkan jiwa wirausaha ini. Wallahu a’lam (yn/mq)***

Sumber: Manajemen Qolbu Online [Kajian Bening Hati - Manajemen Diri]



History Filsafat dan Cinta

histori filsafat dan cinta
History Filsafat dan cinta

aku adalah aku bukan dia dan bukan pula mereka atau orang lain
Jadilah diri sendiri,terimalah aku apa adanya
Aku hanya manusia yang lahir dari perut Ibuku dialah wanita paling mulia bagiku didunia ini, Aku dilahirkan dalam keluarga sederhana , Rasa syukur yang tak terhingga aku bisa hidup dan diberi nikmat yang sanggat luar biasa ini , layaknya manusia lain Aku harus bisa menghargai Rasa syukur ini dengan segala sesuatunya….Aku lahir disebuah pinggiran desa yang berada di diatas air bersama sebuah gelang,
“untuk itu kenalilah Aku dengan apa adanya bukan dengan adanya apa”
Adanya aku karena aku berfilsafat, apa Filsafat itu? 

Bagaimana definisinya? Demikianlah pertanyaan pertama yang kita hadapi tatkala akan mempelajari ilmu filsafat. Istilah “filsafat” dapat ditinjau dari dua segi, yakni: a. Segi semantik: perkataan filsafat berasal dari bahasa arab ‘falsafah’, yang berasal dari bahasa yunani, ‘philosophia’, yang berarti ‘philos’ = cinta, suka (loving), dan ’sophia’ = pengetahuan, hikmah(wisdom). Jadi ‘philosophia’ berarti cinta kepada kebijaksanaan atau cinta kepada kebenaran. Maksudnya, setiap orang yang berfilsafat akan menjadi bijaksana. Orang yang cinta kepada pengetahuan disebut ‘philosopher’, dalam bahasa arabnya ‘failasuf”. Pecinta pengetahuan ialah orang yang menjadikan pengetahuan sebagai tujuan hidupnya, atau perkataan lain, mengabdikan dirinya kepada pengetahuan. B. Segi praktis : dilihat dari pengertian praktisnya, filsafat bererti ‘alam pikiran’ atau ‘alam berpikir’. Berfilsafat artinya berpikir. Namun tidak semua berpikir bererti berfilsafat. Berfilsafat adalah berpikir secara mendalam dan sungguh-sungguh. Sebuah semboyan mengatakan bahwa “setiap manusia adalah filsuf”. Semboyan ini benar juga, sebab semua manusia berpikir. Akan tetapi secara umum semboyan itu tidak benar, sebab tidak semua manusia yang berpikir adalah filsuf. Filsuf hanyalah orang yang memikirkan hakikat segala sesuatu dengan sungguh-sungguh dan mendalam. Tegasnya: filsafat adalah hasil akal seorang manusia yang mencari dan memikirkan suatu kebenaran dengan sedalam-dalamnya. Dengan kata lain: filsafat adalah ilmu yang mempelajari dengan sungguh-sungguh hakikat kebenaran segala sesuatu. Beberapa definisi kerana luasnya lingkungan pembahasan ilmu filsafat, maka tidak mustahil kalau banyak di antara para filsafat memberikan definisinya secara berbeda-beda. Coba perhatikan definisi-definisi ilmu filsafat dari filsuf barat dan timur di bawah ini:

A. Plato (427sm - 347sm) seorang filsuf yunani yang termasyhur murid socrates dan guru aristoteles, mengatakan: filsafat adalah pengetahuan tentang segala yang ada (ilmu pengetahuan yang berminat mencapai kebenaran yang asli).

B. Aristoteles (384 sm - 322sm) mengatakan : filsafat adalah ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran, yang di dalamnya terkandung ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi, politik, dan estetika (filsafat menyelidiki sebab dan asas segala benda).

C.Marcus tullius cicero (106 sm - 43sm) politikus dan ahli pidato romawi, merumuskan: filsafat adalah pengetahuan tentang sesuatu yang mahaagung dan usaha-usaha untuk mencapainya.

D. Al-farabi (meninggal 950m), filsuf muslim terbesar sebelum ibnu sina, mengatakan : filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang alam maujud dan bertujuan menyelidiki hakikat yang sebenarnya.

E. Immanuel kant (1724 -1804), yang sering disebut raksasa pikir barat, mengatakan : filsafat itu ilmu pokok dan pangkal segala pengetahuan yang mencakup di dalamnya empat persoalan, yaitu: ” apakah yang dapat kita ketahui? (dijawab oleh metafisika) ” apakah yang dapat kita kerjakan? (dijawab oleh etika) ” sampai di manakah pengharapan kita? (dijawab oleh antropologi)

F. Prof. Dr. Fuad hasan, guru besar psikologi ui, menyimpulkan: filsafat adalah suatu ikhtiar untuk berpikir radikal, artinya mulai dari radiksnya suatu gejala, dari akarnya suatu hal yang hendak dimasalahkan. Dan dengan jalan penjajakan yang radikal itu filsafat berusaha untuk sampai kepada kesimpulan-kesimpulan yang universal.

G. Drs h. Hasbullah bakry merumuskan: ilmu filsafat adalah ilmu yang menyelidiki segala sesuatu dengan mendalam mengenai ketuhanan, alam semesta dan manusia, sehingga dapat menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana hakikatnya sejauh yang dapat dicapai oleh akal manusia, dan bagaimana sikap manusia itu seharusnya setelah mencapai pengetahuan itu. Kesimpulan setelah mempelajari rumusan-rumusan tersebut di atas dapatlah disimpulkan bahwa:

A. Filsafat adalah ‘ilmu istimewa’ yang mencoba menjawab masalah-masalah yang tidak dapat dijawab oleh ilmu pengetahuan biasa kerana masalah-masalah tersebut di luar jangkauan ilmu pengetahuan biasa.

B. Filsafat adalah hasil daya upaya manusia dengan akal budinya untuk memahami atau mendalami secara radikal dan integral serta sistematis hakikat sarwa yang ada, yaitu: ” hakikat tuhan, ” hakikat alam semesta, dan ” hakikat manusia, serta sikap manusia sebagai konsekuensi dari paham tersebut. Perlu ditambah bahwa definisi-definisi itu sebenarnya tidak bertentangan, hanya cara mengesahkannya saja yang berbeda.

2. Cara membatasi filsafat

Kerana sangat luasnya lapangan ilmu filsafat, maka menjadi sukar pula orang mempelajarinya, dari mana hendak dimulai dan bagaimana cara membahasnya agar orang yang mempelajarinya segera dapat mengetahuinya. Pada zaman modern ini pada umunya orang telah sepakat untuk mempelajari ilmu filsafat itu dengan dua cara, yaitu dengan memplajari sejarah perkembangan sejak dahulu kala hingga sekarang (metode historis), dan dengan cara mempelajari isi atau lapangan pembahasannya yang diatur dalam bidang-bidang tertentu (metode sistematis). Dalam metode historis orang mempelajari perkembangan aliran-aliran filsafat sejak dahulu kala sehingga sekarang. Di sini dikemukakan riwayat hidup tokoh-tokoh filsafat di segala masa, bagaimana timbulnya aliran filsafatnya tentang logika, tentang metafisika, tentang etika, dan tentang keagamaan. Seperti juga pembicaraan tentang zaman purba dilakukan secara berurutan (kronologis) menurut waktu masing masing. Dalam metode sistematis orang membahas langsung isi persoalan ilmu filsafat itu dengan tidak mementingkan urutan zaman perjuangannya masing-masing. Orang membagi persoalan ilmu filsafat itu dalam bidang-bidang yang tertentu. Misalnya, dalam bidang logika dipersoalkan mana yang benar dan mana yang salah menurut pertimbangan akal, bagaimana cara berpikir yang benar dan mana yang salah. Kemudian dalam bidang etika dipersoalkan tentang manakah yang baik dan manakah yang baik dan manakah yang buruk dalam pembuatan manusia. Di sini tidak dibicarakan persoalan-persoalan logika atau metafisika. Dalam metode sistematis ini para filsuf kita konfrontasikan satu sama lain dalam bidang-bidang tertentu. Misalnya dalam soal etika kita konfrontasikan saja pendapat pendapat filsuf zaman klasik (plato dan aristoteles) dengan pendapat filsuf zaman pertengahan (al-farabi atau thimas aquinas), dan pendapat filsuf zaman ‘aufklarung’ (kant dan lain-lain) dengan pendapat-pendapat filsuf dewasa ini (jaspers dan marcel) dengan tidak usah mempersoalkan tertib periodasi masing-masing. Begitu juga dalam soal-soal logika, metafisika, dan lain-lain.

3. Cabang-cabang filsafat

Telah kita ketahui bahwa filsafat adalah sebagai induk yang mencakup semua ilmu khusus. Akan tetapi, dalam perkembangan selanjutnya ilmu-ilmu khusus itu satu demi satu memisahkan diri dari induknya, filsafat. Mula-mula matematika dan fisika melepaskan diri, kemudian diikuti oleh ilmu-ilmu lain. Adapun psikologi baru pada akhir-akhir ini melepaskan diri dari filsafat, bahkan di beberapa insitut, psikologi masih terpaut dengan filsafat. Setelah filsafat ditinggalkan oleh ilmu-ilmu khusus, ternyata ia tidak mati, tetapi hidup dengan corak baru sebagai ‘ilmu istimewa’ yang memecahkan masalah yang tidak terpecahkan oleh ilmu-ilmu khusus. Yang menjadi pertanyaan ialah : apa sajakah yang masih merupakan bagian dari filsafat dalam coraknya yang baru ini? Persoalan ini membawa kita kepada pembicaraan tentang cabang-cabang filsafat. Ahi filsafat biasanya mempunyai pembagian yang berbeda-beda. Cuba perhatikan sarjana-sarjana filsafat di bawah ini:

1. H. De vos menggolongkan filsafat sebagai berikut: ” metafisika, ” logika, ” ajaran tentang ilmu pengetahuan ” filsafat alam ” filsafat sejarah ” etika, ” estetika, dan ” antropologi.

2. Prof. Albuerey castell membagi masalah-masalah filsafat menjadi enam bagian, yaitu: ” masalah teologis ” masalah metafisika ” masalah epistomologi ” masalah etika ” masalah politik, dan ” masalah sejarah

3 dr. Richard h. Popkin dan dr avrum astroll dalam buku mereka, philosophy made simple, membagi pembahasan mereka ke dalam tujuh bagian, yaitu: ” section i ethics ” section ii political philosophy ” section iii metaphysics ” section iv philosophy of religion ” section v theory of knowledge ” section vi logics ” secton vii contemporary philosophy,

4. Dr. M. J. Langeveld mengatakan: filsafat adalah ilmu kesatuan yang terdiri atas tiga lingkungan masalah: ” lingkungan masalah keadaan (metafisika manusia, alam dan seterusnya) ” lingkungan masalah pengetahuan (teori kebenaran, teori pengetahuan, logika) ” lingkungan masalah nilai (teori nilai etika, estetika yang bernilai berdasarkan religi)

5. Aristoteles, murid plato, mengadakan pembagian secara kongkret dan sistematis menjadi empat cabang, yaitu:

A) logika. Ilmu ini dianggap sebagai ilmu pendahuluan bagi filsafat.

B) filsafat teoretis. Cabang ini mencangkup: ” ilmu fisika yang mempersoalkan dunia materi dari alam nyata ini, ” ilmu matematika yang mempersoalkan hakikat segala sesuatu dalam kuantitasnya, ” ilmu metafisika yang mempersoalkan hakikat segala sesuatu. Inilah yang paling utama dari filsafat.

C) filsafat praktis. Cabang ini mencakup: ” ilmu etika. Yang mengatur kesusilaan dan kebahagiaan dalam hidup perseorang ” ilmu ekonomi, yang mengatur kesusilaan dan kemakmuran di dalam negara.

D) filsafat poetika (kesenian). Pembagian aristoteles ini merupakan permulaan yang baik sekali bagi perkembangan pelajaran filsafat sebagai suatu ilmu yang dapat dipelajari secara teratur. Ajaran aristoteles sendiri, terutama ilmu logika, hingga sekarang masih menjadi contoh-contoh filsafat klasik yang dikagumi dan dipergunakan. Walaupun pembagian ahli yang satu tidak sama dengan pembagian ahli-ahli lainnya, kita melihat lebih banyak persamaan daripada perbedaan. Dari pandangan para ahli tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa filsafat dalam coraknya yang baru ini mempunyai beberapa cabang, yaitu metafisika, logika, etika, estetika, epistemologi, dan filsafat-filsafat khusus lainnya.

1. Metafisika: filsafat tentang hakikat yang ada di balik fisika, hakikat yang bersifat transenden, di luar jangkauan pengalaman manusia.

2. Logika: filsafat tentang pikiran yang benar dan yang salah.

3. Etika: filsafat tentang perilaku yang baik dan yang buruk.

4. Estetika: filsafat tentang kreasi yang indah dan yang jelek.

5. Epistomologi: filsafat tentang ilmu pengetahuan.

6. Filsafat-filsafat khusus lainnya: filsafat agama, filsafat manusia, filsafat hukum, filsafat sejarah, filsafat alam, filsafat pendidikan, dan sebagainya. Seperti telah dikatakan, ilmu filsafat itu sangat luas lapangan pembahasannya. Yang ditujunya ialah mencari hakihat kebenaran dari segala sesuatu, baik dalam kebenaran berpikir (logika), berperilaku (etika), maupun dalam mencari hakikat atau keaslian (metafisika). Maka persoalannya menjadi apakah sesuatu itu hakiki (asli) atau palsu (maya). Dari tinjauan di atas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa dalam tiap-tiap pembagian sejak zaman aristoteles hingga dewasa ini lapangan-lapangan yang paling utama dalam ilmu filsafat selalu berputar di sekitar logika, metafisika, dan etika.

Kalau ngomong filsafat jujur aku bukan ahlinya, namun aku berusaha untuk belajar lebih baik dari hari ini , itu jelas setiap manusia juga akan mendambakan hal yang lebih baek dari yang sekarang ini, namun tidak semua orang bias berpikir demikian..
Layaknya kita yang selalu dapat kritikan dengan apa adanya ..
Namun aku yakin dengan pendirian yang sedikit kurang ini , untuk selalu memperbaiki diri disela sela kesalahan yang selalu ada dan selalu berjalandengan seiring berjalannya waktu…

Namun sungguh tiada salahnya kita manusia yang bodoh ini mencoba untuk memperbaiki diri dengan sedikit belajar dari apa yang belum kita ketahui, namun ketahuilah yang salah adalah ketidak inginan kita untuk mencoba dan rasa takut salah dengan apa yang akan kita belum lakukan untuk saat ini……”AKU BERPIKIR MAKA AKU ADA”

aku mencintaimu tanpa alasan
bukan karena keindahanmu bukan karena segala yang ada dalam dirimu aku mencintaimu karena aku mencintaimu

lima puluh dua bahasa orang eskimo menyebut salju sejuta bahasa orang kasmaran menyebut cinta

cinta itu ada
esensinya mendahului eksistensinya
dan jika kita ingin mengenal cinta
maka cintailah cinta
Filsafat Cinta?

aku mencintainya hanya demi cinta
aku menyayanginya hanya demi cinta
akan kujuga cinta hanya demi cinta
aku kupelihara cinta hanya demi cinta

Cinta adalah anugerah yang Maha Kuasa
Cinta itu tidak bisa dipaksa
Cinta datang dengan sendirinya
Bila ia datang kita dibuat bahagia olehnya

Cinta itu butuh pengorbanan
Cinta tak hanya diam Tapi cinta bukan hanya pertautan jiwa
Tujuan cinta bukan hanya hasrat semata
dan Cinta adalah CINTA.....

” Cinta selalu dapat dikenal di dalam gagasan, ucapan, dan perbuatan orang yang mencintai, karena setiap ekspresinya  terdapat kehangatan yang muncul sebagai keindahan, kelembutan, dan kehalusan.(hazrat innayan khan)

” Cinta selalu dapat dikenal di dalam gagasan, ucapan, dan perbuatan orang yang mencintai, karena setiap ekspresinya  terdapat kehangatan yang muncul sebagai keindahan, kelembutan, dan kehalusan. Hati yang terbakar oleh api cinta cenderung untuk melelehkan setiap hati yang dijumpainya.”

” Cinta dapat menyembuhkan lebih dari apapun didunia.Tak ada sesuatu seperti sentuhan seorang ibu ketika anaknya menderita sakit. Tak ada penyembuh yang lebih baik darpada kehadiran orang yang dikasih bila seorang pecinta sakit. Bahkan anjing dan kucing pun disembuhkan dengan sedikit sentuhan cinta.”

”Untuk membaca pikiran, untuk mengirimkan dan menerima
pesan telepati, orang mencoba proses-proses fisik dengan sia-sia.
Andai mereka tahu bahwa rahasia semua itu berada di dalam cinta! Seorang pecinta mengetahui semuanya:
kesenangan, kesedihan, pikiran dan imajinasi orang yang dicintainya”

”Mudah sekali untuk mulai mencintai, dan inilah yang dilakukan semua orang. Tetapi sangat sulit untuk memelihara cinta, karena cinta membuka mata pecinta untuk melihat melalui kekasihnya, meskipun ia menutup mata pecinta terhadap semua yang lain. Mula-mula, semakin pecinta mengetahui kekasihnya, semakin banyak ia melihat cacat maupun kebaikannya, yang secara alami pada awal cinta menjatuhkan
kekasih dari ketinggian di mana pecinta menempatkan kekasihnya. “
” Hal lain adalah bahwa di samping atribut-atribut yang memikat pecinta  satu sama lain, terdapat kecenderungan pada masing-masing untuk menghancurkan. Ego selalu memainkan siasat dalam membawa dua  hati bersatu dan kemudian memisahkannya kembali. Karena itu di  dunia ini hampir semua orang berkata, “Aku cinta,” atau “Aku telah  mencintai,” tetapi sangat jarang cinta yang senantiasa meningkat  sejak dimulai. Bagi pecinta sejati, sungguh aneh mendengar orang  berkata, “Aku telah mencintinya, tetapi kini aku tak mencintainya lagi.”
” Cinta harus secara mutlak bebas dari pementingan diri sendiri,  karenabila tidak, ia tak akan menghasilkan cahaya yang benar. Bila  api tak menyala, ia tak memberi cahaya, hanya asap yang keluar darinya, asap yang menyebalkan. Demikianlah cinta yang  mementingkan diri sendiri; baik cinta kepada manusia maupun kepada  Allah, ia tak berbuah karena meskipun tampak seperti cinta kepada orang lain maupun kepada Allah, ia sesungguhnya adalah cinta  kepada diri sendiri. Gagasan yang masuk ke dalam pikiran seorang  pecinta seperti, “Jika engkau mau mencintaiku, aku akan  mencintaimu, tetapi bila engkau tak mencintaiku, aku pun tak akan mencintaimu,” atau “Aku mencintaimu sebesar cintamu kepadaku,”  dan semua pernyataan serupa, adalah pernyataan cinta yang palsu.  Peran yang dijalankan seorang pecinta dalam hidup lebih sulit  daripada peran kekasih. Tirani dari pihak kekasih dipandang dengan  toleran dan sabar oleh pecinta sebagai sesuatu yang alami dalam jalur  cinta. Hafiz 23
berkata tentang menyerah kepada kehendak kekasih: “Aku telah  memecahkan gelas kehendakku ketika berbenturan dengan kehendak  kekasihku. Apa yang dapat dilakukan bila hatiku takluk oleh kekasih yang keras hati, yang mengikuti kehendaknya sendiri dan  mengabaikan kehendak pecintanya?” Itulah hasil studi mengenai sifat  pecinta dan kekasihnya, bahwa sang kekasih melakukan apa yang
diinginkan, sedangkan pecinta hidup dalam cinta. Penyimpangan dari  keadaan itu hanya terjadi pada kematian pecinta. Satu-satunya cara  ialah penyerahan diri, baik dalam hal kekasih duniawi maupun Kekasih  ilahi.”

Ada lima dosa utama terhadap cinta, yang mengubah madu menjadi
racun. Pertama, bila demi cintanya pecinta merampas kebebasan dan
kebahagiaan kekasihnya. Kedua, bila pecinta membiarkan
kecemburuan atau kepahitan dalam cinta. Ketiga, bila pecinta ragu,
tak percaya, dan curiga kepada orang yang dicintainya. Keempat, bila
cinta menyusut akibat membiarkan kesedihan, masalah, kesulitan, dan
penderitaan yang datang dalam jalur cinta. Kelima, bila pecinta
memaksakan kehendaknya sendiri, bukan menyerah kepada
kehendak kekasih. Itu semua adalah penyebab alami dari petaka
dalam hati yang mencinta, seperti penyakit bagi tubuh fisik. Lenyapnya
kesehatan membuat hidup menyedihkan, demikian pula lenyapnya
cinta membuat hati tertekan. Hanya pecinta yang menghindari
kesalahan di atas akan memperoleh manfaat dari cinta, dan tiba
dengan selamat di tempat tujuannya.


“Menurut hukum alam, perpisahan diperlukan meskipun ini paling  menyakitkan. Bila dua hati bersatu dalam cinta, perpisahan menunggu  mereka. Perpisahan harus diterima. Seorang penyair Persia berkata,
“Andai aku tahu kepedihan akibat perpisahan dalam cinta, aku tak  akan pernah membiarkan cahaya cinta menyala di dalam hatiku.”  Seperti yang dikatakan orang Jepang, Tuhan itu cemburu terhadap
semua selain diri-Nya. Siapa pun yang engkau cintai, ruh Allah secara  alami akan memisahkannya, cepat atau lambat. “

”Kesedihan pecinta itu tiada henti, dalam kehadiran dan dalam  kepergian kekasihnya: dalam kehadiran karena khawatir berpisah, dan  dalam kepergian karena merindukan kehadirannya. Menurut sudut  pandang mistik, derita cinta adalah dinamit yang memecahkan hati,  meskipun hati itu sekeras batu. Bila selubung keras yang menutupi  cahaya dari dalam itu dipecah, aliran semua kegembiraan datang  seperti mata air dari gunung.”

”Pecinta itu tidak tenang, gelisah, dan tak bahagia dalam derita perpisahan. Malam dan siang berlalu,  semuanya berubah kecuali  kepedihan pecinta. Kepedihan cinta merupakan satu-satunya  temannya di setiap malam dalam perpisahan. Pecinta bertanya  kepada malam perpisahan yang lelah, “Di mana engkau akan berada ketika aku mati?” Pecinta mengharapkan datangnya kematian  sebelum kedatangan kekasih. Ia memohon agar kekasihnya  menunjukkan diri kepadanya sesaat sebelum ia mati. Ia berdoa agar  kekasihnya mengunjungi kuburannya, sekalipun bukan demi cinta,sekurang-kurangnya demi kehadiran.”

Seorang perawan desa sedang pergi untuk menemui kekasihnya. Ia
melewati seorang Mullah yang sedang melakukan shalat. Karena tidak
tahu, ia berjalan di depan Mullah itu, suatu hal yang dilarang oleh
agama. Mullah itu sangat marah, hingga ketika gadis itu kembali lewat
di dekatnya, ia memarahinya. Ia berkata. “Alangkah berdosanya, hai
gadis muda, berjalan di depanku ketika aku sedang shalat.” Gadis itu
berkata, “Apa artinya shalat?” Dijawab, “Aku sedang memikirkan Allah,
Tuhan langit dan bumi.” Gadis itu berkata, “Maafkan aku, aku belum
tahu Allah dan shalat bagi-Nya, tetapi tadi aku sedang berjalan menuju
kekasihku dan memikirkan kekasihku, hingga aku tak melihatmu
sedang shalat. Aku heran bagaimana anda yang sedang memikirkan
Allah dapat melihatku?” Perkataan gadis itu sangat berkesan pada
Mullah hingga ia berkata, “Sejak saat ini, hai gadis, engkau adalah
guruku. Akulah yang harus belajar darimu.”


Pengertian IQ,SQ dan EQ

Pengertian IQ,SQ dan EQ
Pengertian IQ,SQ dan EQ

Assalamu Alaikum wr.wb.
Setelah tenggelamnya Website Jeneponto yang saya Buat mulai dari tahun 2012 hingga pertengahan Tahun 2013  saat saya membuka inbox dari pihak Hosting yang saya pakai dulu bahwa "Akun anda di Sus****" haha :D sampai Sus aja pasti teman-teman skalian tau deh kalau website pakai hosting gratisan pasti banyak kendalanya ok itu deritaku derita lo? hahah langsung saja ke TK
Kecerdasan ialah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan sifat pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan, seperti kemampuan menalar, merencanakan, memecahkan masalah, berpikir abstrak, memahami gagasan, menggunakan bahasa, dan belajar.
Kecerdasan biasanya merujuk pada kemampuan atau kapasitas mental dalam berpikir, namun belum terdapat definisi yang memuaskan mengenai kecerdasan. Stenberg & Slater (1982) mendefinisikannya sebagai tindakan atau pemikiran yang bertujuan dan adaptif.
Saat ini cukup popular tentang tiga kecerdasan manusia, yaitu Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, dan Kecerdasan Spiritual. Tapi Kecerdasan Adversitas? Dalam buku sumber yang penulis gunakan sebagai rujukan tulisan ini –buku yang didapatkan dari seorang sahabat penulis yang baik hati, Bapak Kusmayanto Kadiman, terdapat banyak sekali wawasan dan pemahaman baru yang sangat menarik untuk dinikmati.
Intellgence Quotient (IQ) adalah ukuran kemampuan intelektual, analisis, logika dan rasio seseorang. Dengan demikian, hal ini berkaitan dengan keterampilan berbicara, kesadaran akan ruang, kesadaran akan sesuatu yang tampak, dan penguasaan matematika. IQ mengukur kecepatan kita untuk mempelajari hal-hal baru, memusatkan perhatian pada aneka tugas dan latihan, menyimpan dan mengingat kembali informasi objektif, terlibat dalam proses berpikir, bekerja dengan angka, berpikir abstrak dan analitis, serta memecahkan permasalahan dan menerapkan pengetahuan yang telah ada sebelumnya. Jika IQ kita tinggi, kita memiliki modal yang sangat baik untuk lulus dari semua jenis ujian dengan gemilang, dan meraih nilai yang tinggi dalam uji IQ.
Emosional Quotient (EQ) mempunyai dua arah dan dua dimensi, arah ke dalam (personal) berarti sebuah kesadaran diri (self awareness), penerimaan diri (self acceptance), dan hormat diri (self respect), dan penguasaan diri (self mastery) dan arah keluar (interpersonal) berarti kemampuan memahami orang (to understand others), menerima orang (to accept others), mempercayai orang (to trust others), dan mempengaruhi orang (to influence others).
Spiritual Quotient (SQ) intinya adalah transendensi, yaitu proses penyeberangan, pelampauan, penembusan makna yang lazim, khususnya dari wilayah material ke wilayah spiritual, dan dari bentuk yang kasar ke bentuk yang sublime. Dalam hal ini hidup bukan semata-mata untuk memperoleh materi semata akan tetapi harus betul-betul dihayati sebagai serangkaian amal bagi sesama manusia dan beribadah kepada Tuhan. Sehingga tidak cukup jika kita hanya mengandalkan kecerdasan intelegensi dan emosional saja. Mempertebal iman dan taqwa kita akan membangun budi dan akhlak mulia sehingga segala sesuatu yang kita lakukan semata-mata mohon perkenan dan ridho Tuhan, sehingga apa yang kita kerjakan akan terasa bermakna, nikmat, dan kita lakukan penuh dengan suka cita, tanpa keterpaksaan belaka.
Nah, yang terakhir adalah Adversitas Quotient (AQ), pernah dengar? Menurut kamus adversity berarti kemalangan, kesulitan, dan penderitaan. AQ disini adalah kecerdasan kita pada saat menghadapi segala kesulitan tersebut. Beberapa orang mencoba untuk tetap bertahan menghadapinya, sebagian lagi mudah takluk dan menyerah. Dengan demikian kecerdasan adversitas adalah sebuah daya kecerdasan budi-akhlak-iman manusia menundukkan tantangan-tantangannya, menekuk kesulitan-kesulitannya, dan meringkus masalah-masalahnya sekaligus mengambil keuntungan dari kemenangan-kemenangan itu.
Ingin sukses dan berhasil? Cukup cerdaskah saya, anda, kita?

Awalnya kita mengenal IQ yang memang merupakan Q pertama yang diperkenalkan dan dibahas dalam ilmu psikologi. Seiring berjalannya waktu muncul EQ, SQ, lalu ESQ, AQ, dan Q-Q lainnya.
Tapi apakah Q itu sebenarnya?
Q adalah singkatan dari quotient, sedangkan IQ adalah Intelligent Quotient. Makna quotient sendiri adalah hasil bagi, sedangkan konsep IQ adalah skor rata-rata kecerdasan seseorang. Konsep rata-rata digunakan untuk menjelaskan bahwa skor IQ tidak bersifat mutlak, yaitu: skor 120 , misalnya, adalah nilai rata-rata dari beberapa aspek kecerdasan yang diukur. Berdasarkan hal ini, IQ dalam ilmu psikologi sering dijelaskan dalam rentang tertentu, salah satunya IQ 90-110 adalah normal.
Namun bagaimana dengan EQ dan SQ?
Sebenarnya dua istilah tersebut tidak tepat untuk menjelaskan konsep kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual. Penggunaan Q baru tepat jika sudah dilakukan pengukuran tingkat kecerdasan masing-masing dari kedua aspek tersebut. Jika belum dilakukan kuantifikasi, maka penggunaan istilah yang tepat adalah Emotional Intelligent (EI) dan Spiritual Intelligent (SI).
Sebenarnya, Goleman (pencetus EI) dan Zohar (pencetus SI) tidak pernah memberikan “Q” pada konsep mereka. Bahkan buku mereka (dalam bahasa aslinya) berjudul Emotional Intelligent (Goleman) dan Spiritual Intelligent (Zohar). Namun untuk keperluan marketing, di Indonesia dilakukan perubahan konsep dengan memberikan “Q”.
Lalu bagaimana dengan Q yang lain?
Sejauh ini, dalam psikologi baru ada tiga konsep kecerdasan, yaitu: kognitif, emosi (EI), dan spiritual (SI). Namun SI sesungguhnya masih menyisakan missing-link yang harus terus diteliti dan dikembangkan agar konsepnya utuh. Sedangkan Q-Q yang lain adalah gabungan konsep dari beberapa konsep yang tiga tersebut. Berbagai pola penggabungan menyebabkan muncul berbagai Q yang lain.
Untuk pengguna jasa psikologi, mengenai banyaknya Q dalam ranah ilmu psikologi perlu menyikapi secara kritis. Secara umum segala aspek psikologis dapat diukur, namun pengukurannya membutuhkan keajegan dan validitas agar hasilnya dapat dipertanggung jawabkan. Oleh karena itu perlu bagi konsumen untuk bertanya dan menggali lebih jauh apabila berniat melakukan tes psikologi.

Hubungan Antara SQ, EQ dan IQ dalam psikologi


Menurut Stephen R. Covey, IQ adalah kecerdasan manusia yang berhubungan dengan mentalitas, yaitu kecerdasan untuk menganalisis, berfikir, menentukan kausalitas, berfikir abstak, bahasa, visualisasi, dan memahami sesuatu. IQ adalah alat kita untuk melakukan sesuatu letaklnya di otak bagian korteks manusia. Kemampuan ini pada awalnya dipandang sebagai penentu keberhasilan sesorang. Namun pada perkembangan terakhir IQ tidak lagi digunakan sebagai acuan paling mendasar dalam menentukan keberhasilan manusia. Karena membuat sempit paradigma tentang keberhasilan, dan juga pemusatan pada konsep ini sebagai satu satunya penentu keberhasilan individu dirasa kurang memuaskan karena banyak kegagalan yang dialami oleh individu yang ber IQ tinggi (dalam Sukidi).
Ketidak puasan terhadap konsepsi IQ sebagai konsep pusat dari kecerdasan seseorang telah melahirkan konsepsi yang memerlukan riset yang panjang serta mendalam. Daniel Golman mengeluarkan konsepsi EQ sebagai jawaban atas ketidak puasan manusia jika dirinya hanya dipandang dalam struktur mentalitas saja. Konsep EQ memberikan ruang terhadap dimensi lain dalam diri manusia yang unik yaitu emosional. Disamping itu Golman mempopulerkan pendapat para pakar teori kecerdasan bahwa ada aspek lain dalam diri manusia yang berinteraksi secara aktif dengan aspek kecerdasan IQ dalam menentukan efektivitas penggunaan kecerdasan yang konvensional tersebut (dalam Danah Zohar dan Ian Marshal).
Komponen utama dari kecerdasan sosial ini adalah kesadaran diri, motivasi pribadi, pengaturan diri, empati dan keahlian sosial. letak dari kecerdasan emosional ini adalah pada sistem limbik. EQ lebih pada rasa, Jika kita tidak mampu mengelola aspek rasa kita dengan baik, maka kita tidak akan mampu untuk menggunakan aspek kecerdasan konvensional kita (IQ) secara efektif, karena IQ menentukan sukses hanya 20% dan EQ 80%.
Kecerdasan spiritual mampu mengoptimalkan kerja kecerdasan yang lain. Individu yang mempunyai kebermaknaan (SQ) yang tinggi, mampu menyandarkan jiwa sepenuhnya berdasarkan makna yang ia peroleh, dari sana ketenangan hati akan muncul. Jika hati telah tenang (EQ) akan memberi sinyal untuk menurunkan kerja simpatis menjadi para simpatis. Bila ia telah tenang karena aliran darah telah teratur maka individu akan dapat berfikir secara optimal (IQ), sehingga ia lebih tepat dalam mengambil keputusan. Manajemen diri untuk mengolah hati dan potensi kamanusiaan tidak cukup hanya denga IQ dan EQ, kecerdasan spiritual adalah kecerdasan yang sangat berperan dalam diri manusia sebagai pembimbing kecerdasan lain. Kini tidak cukup orang dapat sukses berkarya hanya dengan kecerdasan rasional (yang bekerja dengan rumus dan logika kerja), melainkan orang perlu kecerdasan emosional agar merasa gembira, dapat bekerjasama dengan orang lain, punya motivasi kerja, bertanggung jawab dan life skill lainnya. Perlunya mengembangkan kecerdasan spiritual agar ia merasa bermakna, berbakti dan mengabdi secara tulus, luhur dan tanpa pamrih yang menjajahnya. Karena itu sesuai dengan pendapat Covey diatas bahwa “SQ merupakan kunci utama kesadaran dan dapat membimbing kecerdasan lainnya”.

Apa sahabat sudah mengerti?Kebetulan artikel ini adalah sebagian dari tugas sekolahku dulu waktu SMA dari pada mubassir lebih baik di share dapat Amal, hehe

Itulah sedikit Yang dapat saya sampaikan pada malam ini semoga bermanfaat

Wassalamualaikum Wr,Wb

Taswin - Aku Harus Jujur

Assalamu alaikum wr,wb.

Jumpa lagi dengan saya Rahman Wangsyah
Kali ini saya akan share sebuah Lagu dari teman saya yang bernama Taswin yang berjudul "Aku Harus Jujur(cover)" posisi saya dalam lagu ini adalah editor musiknya

Awalnya saya hanya iseng-iseng buat studio rekaman sederhana dan mempelajari beberapa sofware yang berhubungan dengan musik berhubung teman saya yang satu ini berbakat dalam bernyanyi akhirnya saya putuskan untuk menjadikan bahan uji coba hahahah bercanda Kak Taswin.
Sofware yang saya gunakan kalau tidak salah adalah AudioCity dan PL Studio dan untuk musiknya saya memakai Aku Harus Jujur.midi file original

yang tertarik dengan lagu ini atau penasaran silahkan download di Sini (Taswin -Aku Harus Jujur)
Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini semoga bermanfaat

Ini Alasan Kenapa Orang Barat Lebih Kreatif Daripada Orang Dari Timur

Prof. Ng Aik Kwang dari University of Queensland, dalam bukunya "Why Asians Are Less Creative Than Westerners" (2001) yang dianggap kontroversial tapi ternyata menjadi best seller (www.idearesort.com/trainers) mengemukakan beberapa hal tentang bangsa-bangsa Asia yang telah membuka mata dan pikiran banyak orang:
  1. Bagi kebanyakan orang Asia, dalam budaya mereka, ukuran sukses dalam hidup adalah banyaknya materi yang dimiliki (rumah, mobil, uang dan harta lain). Passion (rasa cinta thdp sesuatu) kurang dihargai. Akibatnya, bidang kreatifitas kalah populer oleh profesi dokter, lawyer, dan sejenisnya yang dianggap bisa lebih cepat menjadikan seorang utk memiliki kekayaan banyak.
  1. Bagi orang Asia, banyaknya kekayaan yg dimiliki lebih dihargai daripada CARA memperoleh kekayaan tersebut. Tidak heran bila lebih banyak orang menyukai ceritera, novel, sinetron atau film yang bertema orang miskin jadi kaya mendadak karena beruntung menemukan harta karun, atau dijadikan istri oleh pangeran dan sejenis itu. Tidak heran pula bila perilaku koruptif pun ditolerir diterima sebagai sesuatu yang wajar.
  1. Bagi orang Asia, pendidikan identik dengan hafalan berbasis "kunci jawaban" bukan pada pengertian. Ujian Nasional, tes masuk PT dll semua berbasis hafalan. Sampai tingkat sarjana, mahasiswa diharuskan hafal rumus2 Imu pasti dan ilmu hitung lainnya bukan diarahkan untuk memahami kapan dan bagaimana menggunakan rumus-rumus tersebut.
  1. Karena berbasis hafalan, murid2 di sekolah di Asia dijejali sebanyak mungkin pelajaran. Mereka dididik menjadi "Jack of all trades, but master of none" (tahu sedikit sedikit tentang banyak hal tapi tidak menguasai apapun).
  1. Karena berbasis hafalan, banyak pelajar Asia bisa jadi juara dalam Olympiade Fisika, dan Matematika. Tapi hampir tidak pernah ada org Asia yang menang Nobel atau hadiah internasional lainnya yg berbasis inovasi dan kreativitas.
  1. Orang Asia takut salah (KIASI) dan takut kalah (KIASU). Akibat- nya sifat eksploratif sebagai upaya memenuhi rasa penasaran dan keberanian untuk mengambil resiko kurang dihargai.
  1. Bagi keanyakan bangsa Asia, bertanya artinya bodoh, makanya rasa penasaran tidak mendapat tempat dalam proses pendidikan di sekolah
  1. Karena takut salah dan takut dianggap bodoh, di sekolah atau dalam seminar atau workshop, peserta jarang mau bertanya tetapi setelah sesi berakhir peserta mengerumuni guru / narasumber untuk minta penjelasan tambahan.
Mengapa Orang Asia Kurang Kreatif Ketimbang Orang Barat
Mengapa Orang Asia Kurang Kreatif Ketimbang Orang Barat

Di dalam bukunya Prof.Ng Aik Kwang menawarkan beberapa solusi sbb
  1. Hargai proses. Hargailah orang karena pengabdiannya bukan karena kekayaannya.
  1. Hentikan pendidikan berbasis kunci jawaban. Biarkan murid memahami bidang yang paling disukainya
  1. Jangan jejali murid dengan banyak hafalan, apalagi matematika. Untuk apa diciptakan kalkulator kalau jawaban utk X x Y harus dihapalkan? Biarkan murid memilih sedikit mata pelajaran tapi benar2 dikuasainya
  1. Biarkan anak memilih profesi berdasarkan PASSION (rasa cinta) nya pada bidang itu, bukan memaksanya mengambil jurusan atau profesi tertentu yg lebih cepat menghasilkan uang
  1. Dasar kreativitas adalah rasa penasaran berani ambil resiko. AYO BERTANYA!
  1. Guru adalah fasilitator, bukan dewa yang harus tahu segalanya. Mari akui dengan bangga kalau TIDAK TAHU!
  1. Passion manusia adalah anugerah Tuhan.. Sebagai orang tua kita bertanggung-jawab untuk mengarahkan anak kita untuk menemukan passionnya dan mensupportnya.
Mudah-mudahan dengan begitu, kita bisa memiliki anak-anak dan cucu yang kreatif, inovatif tapi juga memiliki integritas dan idealisme tinggi tanpa korupsi.

MANUSIA BERJUDUL DOSEN

MANUSIA BERJUDUL DOSEN

Berkatalah seorang bijak pada suatu RUANG dan WAKTU yang lalu :

"Para guru adalah Arsitek Jiwa Manusia"
Makna yang terkandung didalam kalimat tersebut, jelas mahasiswa dan Alumni suatu perguruan tinggi akan selalu menjadi cermin yang menyatakan segala kegagalan, kesuksesan dan kekurangan dari para guru / dosennya, inilah yang dinamakan REFLEKTOR MORALITAS.

Seorang filsuf Inggris JOHN LOCKE menyatakan hati seorang anak (calon Siswa Baru) merupakan "TABULA RASA" mempunyai arti ; Kertas kosong yang putih) dan tergantung apa yang akan diberikan kepadanya dan apa yang akan dituliskan kepadanya.

jika pernyataan ini dibaca dan dipahami dengan cermat, akan terlihat jelas setiap siswa baru akan menjadi satu alat 'pembersih dan pencuci bathin' bagi jiwa gurunya atau dosennya,sebab apa...? Karena pada saat ketika mengajar mahasiswa baru dengan segala ilmu dan seni yang belum mereka ketahui, pada saat itu juga si siswa baru mengajarkan kepada dosen akan kepolosan, keikhlasan, kejujuran dan tanpa topeng kemunafikan. Hal ini penting untuk para pendidik, sebagai sarana pencucian mata hati jiwa, KARENA DOSEN ADALAH ARSITEK JIWA MANUSIA.

Mana yang akan anda pilih,sebuah buket kembang atau sebungkus benih? Mungkin kebanyakan diantara kita memilih buketnya. Tetapi jika anda seorang pendidik, anda menyadari keterbatasan keterbatasan dari bunga-bunga potongan, betapapun indahnya mereka, dan kemungkinan besar anda akan memilih meluangkan waktu untuk mengumpulkan, memilih dan menanam benih tersebut. Bisa saja seorang Abraham Lincoln disambut dengan guyuran bunga andaikata ia menyerah pada tuntutan para colonial, tetapi ia memilih menanam biji kemerdekaan bagi tiap orang dan dengan demikian ia menjadi pemimpin terbesar sepanjang zaman.

Pada kesempatan berdiskusi dan saling bertukar pengalaman, dan rangkuman pengalaman mengajar , dan kiat-kiat mengajar. Diperoleh hasil rumusan mengenai kriteria mental sosok seorang pengajar yang ideal diluar persyaratan gelar yang juga merupakan suatu keharusan , tetapi rumusan ini lebih condong pada kebutuhan pertimbangan etik .
  1. DOSEN YANG PANDAI MENGAJAR
    adalah ; manusia yang mempunyai keyakinan mengajar dan percaya penuh kepada kemampuannya untuk mendidik, (bukan ditentukan pintar atau tidaknya otak pikiran seseorang, karena pintar adalah kalimat penyataan relatif didunia ini), sedangkan Dosen yang tidak baik akan terlalu banyak membuat larangan untuk anak - didiknya.
  1. DOSEN YANG BIJAK
    adalah ; manusia dosen yang harus dapat menemukan perbedaan setiap insan mahasiswanya, karena setiap orang berbeda, sehingga perlu bagi dosen untuk peka dan menemukan perbedaan-perbedaan dan keunikan setiap pribadi, lalu memimpin mereka untuk menggali keistimewaan dan keunggulan masing-masing keunikan mereka.
    Kenapa...?
    Karena dosen yang bijak bukan hendak membangun perumahan perumahan BTN yang seragam, dosen adalah ARSITEK setiap individu yang membangun dengan cara dan disain yang berbeda-beda.
  1. DOSEN YANG AGUNG
    adalah; manusia yang tidak bisa mengubah pembawaan dan kecenderungan temperamen seorang mahasiswa, namun dosen harus peka untuk melihat arah, dengan demikian dosen akan berjalan didepan mahasiswanya sebagai penuntun jalan. Pepatah mengatakan "Guru kencing berdiri, Murid kencing berlari"
  1. DOSEN YANG MULIA
    adalah; Manusia yang yang dapat menciptakan 'kehausan' pada diri mahasiswanya, karena sifat dasar manusia adalah keingintahuan yang besar. Dan kala 'Kehausan' ini ada didalam jiwa mahasiswanya maka timbul ambisi untuk belajar dan inilah KEKUATAN PENDIDIKAN.
  1. DOSEN YANG TERPERCAYA
    adalah; Manusia yang melakukan kontak pribadi dengan pribadi, janganlah dosen hanya mengontak mahasiswa/i dengan hanya berpegang pada peraturan kampus atau dengan pengajaran dan kurikulum kampus, hendaklah dilakukan kontak jiwa kejiwa, hati kehati, pikiran ke pikiran dan emosi ke emosi, maka dosen akan tampil dengan pribadi yang dihormati dan dikagumi oleh mahasiswanya. Otomatis aktivitas pendidikan akan menjadi hidup dan tidak merupakan aktivitas statis.
Seorang sahabat pernah berkata;
"Keanekaragaman manusia dengan berbagai jenis disiplin ilmu membuat sudut pandang lebih objektif, dan sketsa 'kehidupan' ilmu pendidikan semakin bisa dicerna oleh setiap insan manusia.