Kamis, Mei 14, 2015

Jurus Filosofis Memikat Wanita, Filsafat Cinta

Jurus Filosofis Memikat Wanita, Filsafat Cinta

Laki-laki Tidak wajib baca, Perempuan Sunnah. Tidak di wajibkan bagi laki-laki karena dapat disalah gunakan menjadi Penjahat Wanita atau istilah Aliennya "Maha PlayBoy"


Ok langsung saja
Cara berfikir Wanita secara unieversal (Tidak menutup kemungkinan laki-laki juga sebagian)

Era berfikir wanita
  • Otak Fisik
  • Otak Logika (Akal)
  • Otak Emosi (Keindahan, Cinta, Sayang dll)
INGAT
  1. Wanita menggunakan Otak Fisik dan Logika sebesar 20% kurang lebih
  2. Wanita menggunakan Otak Emosi sebesar 80% kurang lebih
Contoh:

"Otak Fisik" 
Rhamly menyukai Anu, ketika Rhamly mengatakan "Aku menyukai kamu Anu"
Maka anu akan berfikir dengan Otak fisiknya yaitu "Mana buktinya, tidak ada dasar pembohong". jadi otak fisik disini seperti namanya harus ada pembuktian (Bukti yang dapat dilihat dengan Indra Fisik) jadi untuk meyakinkannya melalui otak fisik ini, anda harus membuktikannya sehingga dia percaya dengan hal yang nyata. "Tullis namanya di tangan anda sampai berdarah-darah" sebagai bukti anda menyukainya. haha, Cara lama yang tak layak, ingat "Cinta tak membuatmu bodoh, namun sebaliknya" Jadi jika anda melakukan hal yang bodoh, Sungguh bukan cinta yang membuat anda begitu, jadi jangan pernah mengucapkan "Aku begini karena cinta" sungguh tak layak, namun kenapa masih banyak yang melakukan hal ini? itu wajar karena mereka mempunyai Otak Fisik "yang memerlukan pembuktian secara fisik". jadi apakah anda harus menggunakan hal ini untuk meyakinkan si Dia? Nah ini untuk contoh Otak fisik sebenarnya ini saya singkat saja (Capekka belah), kita lanjut ke Otak Logika

"Otak Logika"
Awing menyukai Anu, ketika Awing mengatakan "Aku menyukai kamu anu, Sungguh aku menyukaimu, Balikan maki dih (meminta menyambung ikatan kembali)" Maka Anu akan mengatakan "Alah... tidak masuk akal, saya tidak percaya dengan ucapanmu". Jadi fungsi otak Logika pada wanita adalah menolak mempercayi atau meyakini sesuatu jika tidak masuk akal, jadi disini anda di anjurkan menggunakan logika agar dia menyukai anda atau mempercaya anda menyukai dia, Mau tau logika pasaran yang banyak digunakan saat ini? ini diah :

Awing baik sama Anu, Antar jemput setiap hari, serba perhatian, Semua yang diinginkan Anu harus di turuti. nah itu beberapa logika sederhanya, kenapa awing mau menuruti segala keinginan si Anu? karena awing menggunakan logikanya bahwa jika dia terus mengikuti keinginan si Anu maka pasti si Anu akhirnya menyukai si Awing, logika sederhana yang digunakan awing adalah "Jika aku baik, maka dia akan baik juga, jika aku suka dia maka dia suka aku" Jadi Awing terjebak dalam Logikanya sendiri sehingga membuatnya menjadi orang lain, menjadi pembantu, menjadi pengemis cinta dll. Sekali lagi apakah anda akan melakukan hal ini untuk meyakinkan si Dia? Mengorbankan harta untuk membuktikan Cinta? anda salah jika berfikir demikian karena cinta bukanlah sesuatu untuk di perjual belikan, Terkecuali "Matrealisme" yang di balut dengan kata cinta "Cintaji memang, tapi cinta Hartaji","Adaji memang kulihat tuhan di kedua bola matata, Tapi tuhan-tuhananji"

Nah di atas telah saya paparkan tentang dua tipe otak Wanita, namun kedua hal tersebut hanya dapat meyakinkan wanita sebesar 20%, hal yang akan saya bahas di bawah ini adalah hal yang mempengaruhi wanita sampai 80%, yaitu Emosi. namun kedua cara di atas ada juga yang berhasil, kenapa? karena memang si Dia sudah menyukai anda pertama kali atau sudah penasaran dari pertama kali, jadi anda cukup menggunakan ke dua cara di atas wanita sudah percaya. namun bagaimana jika tidak? Anda haru baca yang berikut

"Otak Emosi"
Otak emosi sebenarnya adalah Otak Kanan, yang menyimpan Keindahan, Rasa, Seni dan masih banyak lagi, itu secara umumnya, namun di dalam pembahasan ini kita istilahkan saja otak emosi, seperti yang saya contohkan di atas tentang otak fisik dan otak logika, bahwa wanita biasa mengatakan hal ini
"Saya tidak percaya, Tidak masuk akal"
"Mana buktinya? Bohong"
Namun jika anda menguasai Otak Emosi seorang wanita, si wanita akan berkata
"Masuk akal atau tidak, ada bukti atau tidak, maumi di apa kalau jatuh hatima ke Dia", haha itulah makanya Cinta di katakan Cinta itu Buta.

Oleh karena itulah otak Emosi diberi 80% untuk wanita, namun banyak yang berkata "Kau mau kasi makan apa istrimu, kalau modal cintaji?", pasti banyak yang beranggapan seperti itu, kenapa bisa begitu? dari hasil pemikiran saya ternyata mereka berkata demikian karena mereka masih memahami cinta dengan Logika, jelas-jelas kalau didalam logika sudah tentu tidak bisa hidup karena logikanya "Manusia hidup memerlukan Makanan (Kebutuhan)" jadi tidak cukup dengan Cinta, nah itu Logikanya, yah... saya benarkan hal tersebut JIKA cinta itu adlaah Logika, NAMUN sungguh sayang Cinta bukanlah Logika, akan tetapi Cinta suatu bagian dari EMOSI, jadi saya tidak setuju dengan tanggapan di atas, saya berani berkata di status Facebook saya ini bahwa "Manusia bisa hidup selamanya hanya karena CINTA", jika anda tidak setuju mari kita berargumentasi dalam berdiskusi di bawah kolom komentar, hehe. ingat DISKUSI nah, bukan debat. namun anda tidak akan percaya dengan saya, kenapa? karena anda masih saja menggunakan Logika. "Mana mungkin hanya dengan modal Cinta kita bisa hidup bahagia", itulah tanggapan cinta yang di logikakan, sekali lagi Cinta bukan hal yang perlu penjelasan "Logika".

Saya akan memberikan anda Contoh dari pembahasan ini
Ketika orang mendengar perkataan awing, bahwa awing akan membuat besi yang terbang maka yang muncul di benak orang lain "Awing Sudah Gila", namun ketika Pesawat (Besi Terbang) dapat di wujudkan Awing, maka awing bukan lagi dikatakan Gila tapi Jenius, bagaimana awing membuat besi terbang? awing belajar Logika untuk menerbangkannya begitupun dengan Cinta, Ketika saya mengatakan "Kita bisa hidup dengan modal Cinta saja" anda tidak akan percaya, kenapa? seperti yang saya katakan karena anda menggunakan logika, mungkin ketika anda mempelajari besi terbang dengan logikanya, maka anda akan percaya karena anda bisa membuat pesawat, tapi jika anda melogikan cinta sampai kapanpun anda tidak akan bisa mempercayai kata-kata saya, karena anda pakai logika, sekali lagi jangan pakai logika, tetapi ketika anda merasakan cinta (Sensai Emosi) anda akan setuju dengan pendapat saya, hehe. karen ketika anda merasakan itu baru memakai Emosi, jadi Logika adalah penjelasan, Emosi adalah Rasa.

Jadi benarakah hanya dengan Cinta kita bisa hidup, bahkan selamanya? Benar jika kita memahami cinta pada hakikatnya, yaitu Emosi bukan dengan Logika. jadi apa benar sehakikatnya Cinta itu bukanlah Logika walau sedikit saja? anda salah, kan saya sudah jelaskan di atas, 20% untuk logika dan fisik serta Emosi itu 80%. Jelas?

Jadi apakah Cinta itu ada? jujur saya tidak percaya Cinta, kenapa saya tidak percaya? karena saya menggunakan Akal (Logika) jadi ketika saya menulis "hanya bermodalkan cinta kita bisa hidup" sebenarnya saya ragu untuk menuliskannya karena saya tidak percaya dengan apa yang saya tuliskan tersebut, kenapa saya ragu? sudah saya katakan tadi karena saya menggunakan logika, hehe. jadi untuk memhami cinta jangan pakai Logika, namun anda tau tidak? saat ini jika anda sudah memahi cinta karena penjelasan saya ini, berarti anda memahami Cinta karena Logika, berarti anda salah lagi, jadi jika anda mengerti karena membaca tulisan saya ini, itu bukanlah cinta yang hakiki, kenapa? kan sudah saya bilang Cinta tak dapat di logikakan dengan kata lain tidak dapat di jelaskan, hehe. Pusing? itulah bernalar, anda akan merasa otak anda berputar-putar. jadi betulkah Cinta tak memerlukan Logika? eits anda salah, jelas-jelas Cinta butuh Logika, bahkan kata(Ingat KATA) CINTA sekalipun berasal dari Logika, jadi cinta hanya Logika, tapi bukan logika itu sendiri, Cinta adlah Rasa yang merambat melalui Logika serta Fisik, Cinta hanya cinta itu sendiri, bukan Logika maupun Fisik, Cinta bukanlah cinta jika bukan cinta itu sendiri, dan anda akan semakin pusing dengan Cinta, kenapa begitu? STOP baca tulisan saya, hehe. Hanya orang-orang yang mau bernalarlah yang dapat mendekati Kebenaran, hanya orang yang yang berfilsafat (Bukan jurusan filsafat tapi orang yang mau berfilsafat, Bahkan tuhan anda saja sedang Berfisafat saat ini) yang akan mendapatkan MAKNA HAKIKAT DI ATAS MAHA KEHAKIKATAN CINTA (Bahasa Tuhan)

Nah itu adalah pembahasan kita sebagai pendahuluan tentang "Otak Emosi", jadi itu hanya pendahuluan atau pengantar, jadi pembahasan inti dari ini adlaah "Bagaimana Cara Mengontrol Emosi Wanita?"
Seperti yang saya katakan diatas "Mau kaya, mau miskin, mau gagah i, mau jelleki, mau mi di apa kalau kusayang ngi" hehe efek Mengontrol emosi otak wanita, namun wanita harus mengerti, Pasti wanita yang sedang membaca tulisan ini berfikiran negatif tentang hal ketiga ini karena mampu membuat wanita merasa lupa diri, mampu mengontrol emosi wanita, pasti anda berfikiran negatif, hehe. kenapa anda berfikiran negatif? karena anda saat ini menggunakan Logika, haha kalau begitu baca lagi pengantar saya agar anda paham, namun bagi yang paham pasti mengatakan "Betul" dan mempunyai pandangan Postif bawah dengan otak Emosi lah ke ikhlasan Cinta yang nyta, tanpa perlu Harta dan Tahta untuk mengikat, tapi dengan hanya satu Kritikal Cinta, jadi bagaimana membuat kritikal cinta tersebut?

Haha namun sayang saya tidak akan menjelaskan kepada anda disini, kenapa saya tidak mau menjelaskannya? kasian sama wanita yang akan tergila-gila dengan anda, karena anda menggunakan cara ini, nanti anda menyalahgunakannya. hehe tidak kok, bukan saya tidak mau menjelaskannya, tapi saya tidak mampu menjelaskannya, kenapa begitu? kan dari tadi saya sudah jelaskan bahwa Cinta itu Rasa, bukan Logika yang dapat di jelaskan, haha. Namun ada kabar baik, ada sesuatu entah Dia itu sesuatu atau apa yang penting hanya Dia yang dapat menjelaskan tentang Cinta dengan sempurnah, siapa dia? dia adalah TUHAN, karena Cinta adalah bahasa Tuhan, haha ujung-ujung Tuhan kan? entahlah yang saya ketahui saat ini hanya Tuhan, karena sungguh di antara abjad-abjad ini yang aku rasakan hanya Tuhan, makan ingat Tuhan, Nulis artikel ingat Tuhan, bahkan lihat foto profil anda saja saya ingat Tuhan, hingga akhirnya saya memutuskan untuk membunuh Tuhan agar nyatalah TUHAN, karena Tiada Tuhan selain TUHAN, tiada sesembahan selain Allah, Tiada apapun kecuali ALLAH, ALLAH NAMANYA, Tuhan Pangkatnya, SEGALANYA adalah Namanya, CInta adalah Bahasanya.

3 komentar

Cinta memang bukan dari logika, tapi perasaan yang timbul karena ketertarikan. daya magnet faktor genetis fisik. Tapi ketika daya tarik itu menjadi sebuah hubungan cinta dan masuk ke pernikahan, dibutuhkan materil yang cukup banyak dan stagnan. Untuk mempertahankan hubungan cinta dari perasaan cinta.

Cinta memang bukan dari logika, tapi perasaan yang timbul karena ketertarikan. daya magnet faktor genetis fisik. Tapi ketika daya tarik itu menjadi sebuah hubungan cinta dan masuk ke pernikahan, dibutuhkan materil yang cukup banyak dan stagnan. Untuk mempertahankan hubungan cinta dari perasaan cinta.

Setuju sekali mas Teo Lutfi, terimakasih atas tanggapannya, Bagaimanapun jiwa jatuh kedalam sensasi rasa sayang, namun tetap jiwa perlu raga untuk mengespresikannya.

Komentar Anda di rwblog.id adalah tanggapan pribadi, kami berhak menghapus komentar yang mengandung kata-kata pelecehan, intimidasi, dan SARA.
EmoticonEmoticon