Minggu, November 22, 2015

Psikologi Komunikasi - Psikologi dan Komunikasi

Seperti yang telah ketahui bahwa ilmu psikologi tidak belajar mengenai jiwa, namun lebih pada mempelajari gejala-gejala jiwa atau fenomena psikis manusia (Ki Fudyartanta 2011: 6) yang dapat digolongkan menjadi 3 (tiga) yang disebut sebagai trikhotomi jiwa, sebagai berikut:
  1. Gejala pengenalan (kognisi, cipta), seperti pengamatan, pengertian dan berpikir;
  1. Gejala perasaan (emosi, rasa) beripa gembira, sedih, heran dan sebagainya;
  1. Gejala menghendaki (konasi, karsa) berupa kehendak, keinginan, kemauan yang mengarah pada perilaku.
Istilah psikologi meliputi segala sesuatu yang berkaitan dengan fenomena kejiwaan seperti perasaan, angan-angan, pikiran-pikiran, cita-cita, sikap, kemauan dan lain sebagainya (Ki Fudyartanta 2011: 9). Ilmu psikologi didalami dengan menggunakan beberapa pendekatan, dengan pendekatan kognitif ilmu psikologi melihat proses mental manusia yang dikaitkan dengan persepsi yang terbentuk tentang kejadian, pemikiran tentang sifat dan proses pengambilan keputusan dalam menghadapi kejadian tersebut. Sementara dengan menggunakan perspektif sosial, ilmu psikologi menekankan pemahaman bagaimana emosi, perilaku dan pikiran muncul pada diri setiap individu yang kemudian dapat memengaruhi dan dipengaruhi orang lain dalam interaksi yang dialaminya. Sehingga dapat dikatakan bahwa trikhotomi yang dijelaskan di atas menjadi dasar bagaimana ilmu psikologi melihat kejiwaan manusia sebagai satu kesatuan yang utuh.

Jiwa sebagai sumber setiap perbuatan manusia mempunyai berbagai tenaga, kemampuan atau kesanggupan sesuai denga fungsinya. Ketiga gejala yang disebutkan di atas menjadi bagian dari berlangsungnya interaksi dalam kehidupan sosial yang melibatkan proses komunikasi pada setiap manusia. Setiap aktivitas manusia, termasuk interaksi dengan sesamanya, tidak dapat dipisahkan dari fenomena kejiwaan atau gejala psikis yang dialami dari setiap dari mereka.

Dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan interaksi manusia, tidak dapat diabaikan unsur kejiwaan dari setiap individunya karena banyak rencana yang dapat
Berikut ini dua aspek yang dapat dilihat mengenai kaitan ilmu psikologi dan komunikasi:
  1. Secara historis
Psikologi pada dasarnya adalah akar dari ilmu komunikasi, selain juga sosiologi, antropologi dan filsafat. Founding fathers ilmu komunikasi juga kebanyakan adalah para sarjana yang merupakan pakar ilmu psikologi seperti Wilbur Schramm, Paul Lazarsfeld, Kurt Lewin dan yang lainnya (Silakan rujuk Modul Psikologi Komunikasi 1).

  1. Secara taxonomi keilmuan
Komunikasi merupakan alat yang digunakan untuk memenuhi keubutuhan dasar manusia dalam berinteraksi dengan manusia lainnya. Seperti juga fungsi dasar komunikasi yang salah satunya adalah sebagai instrumen dalam interaksi sosial. 

Komentar Anda di rwblog.id adalah tanggapan pribadi, kami berhak menghapus komentar yang mengandung kata-kata pelecehan, intimidasi, dan SARA.
EmoticonEmoticon